• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warung Madura

Ilustrasi Warung Madura Tangkapan layar YouTube/ Jeda Nulis

Aktivis Ansor Soroti Upaya Pembatasan Jam Operasional Warung Madura

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Eksistensi warung kelontong warga Madura atau warung Madura mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk aktivis Ansor Kabupaten Mojokerto. Pasalnya sempat beredar kabar bahwa pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) berencana mengatur jam operasional warung Madura agar tidak buka selama 24 jam.

“Sikap Ansor Kabupaten Mojokerto jelas dan terang berada pada garis rakyat yakni mendukung penuh ekonomi kerakyatan yang telah berjalan seperti warung Madura,” ujar Ahmad Dofir, Bendahara PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, kepada Tugu Jatim, Minggu (28/4/2024).

You might also like

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM
Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

29/05/2026 8:14 PM

Lebih lanjut, Dofir menambahkan bahwa banyak manfaat yang dirasakan masyarakat akan eksistensi warung Madura. Salah satunya tentang roda perputaran ekonomi pada masyarakat kelas menengah hingga bawah.

GP Ansor
Aktivis Ansor Kabupaten Mojokerto, Ahmad Dofir (dok pribadi)

“Kami rasakan banyak manfaat, dari keberadaan warung Madura, diantaranya menggeliatnya ekonomi rakyat kecil di jam-jam malam. Dan ini sangat membantu bukan seharusnya malah dibatasi dengan alasan Perda nomor 13 tahun 2018 yang jadi rujukan. Karena perda tersebut berlaku untuk skala minimarket,” tegasnya.

Sementara, Dofir berharap bahwa keberadaan warung Madura bisa menjadi pelopor ekonomi kerakyatan serta menjadi urat nadi ekonomi kelas menengah ke bawah. “Sebab saat pendirian warung pun cukup mudah. Masyarakat tidak ribet dengan administrasi ijin yang berbelit-belit,” bebernya.

Selain itu, sistem warung Madura pun dikembangkan oleh masing-masing pribadi, bukan mengadopsi skema waralaba. “Artinya, masing-masing pelaku juga pontang-panting cari modal sendiri. Mikir juga bagaimana mengembangkan warungnya. Harusnya harus didukung bukan malah dibatasi,” tandas Dofir.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa jam operasional warung Madura ikut mengalami perubahan. Namun, melansir Detik.com, kabar tersebut mendapat klarifikasi oleh Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim. Arif menjelaskan bahwa dirinya telah meninjau Perda 13 tahun 2018 Kabupaten Klungkung tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Arif tidak mendapati aturan spesifik yang melarang warung Madura buka 24 jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

 

Tags: Kemenkop UKMWarung Madura
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Tuban

UMKM Perempuan di Tuban Mulai Berkembang Lewat Pendampingan Usaha

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 4:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah pelaku usaha rumahan perempuan di Tuban mulai menunjukkan perkembangan usaha setelah mendapat pendampingan berkelanjutan melalui program...

Next Post
Komitmen Prodi Sistem Informasi Unikama

Komitmen Prodi Sistem Informasi Unikama Bantu Lulusan Raih Peluang Kerja di Banyak Bidang!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID