SURABAYA, Tugujatim.id – Amar Rayhan Brkic langsung mencuri perhatian publik setelah debut di laga kontra Indonesia vs Panama saat Piala Dunia U-17 di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Senin malam (13/11/2023). Amar Brkic merupakan pemain Timnas Indonesia U-17 berdarah Kebumen-Bosnia. Di skuad Garuda, Amar memperkuat di posisi sayap kanan.
Sebelum tampil di Piala Dunia U-17 membela Indonesia, Amar Brkic merupakan pemain TSG 1899 Hoffenheim U-17, klub sepak bola di Jerman. Dia sendiri telah memegang paspor Indonesia sehingga bergabung dengan timnas tanpa melalui naturalisasi.
Sejak diperkenalkan sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-17, terlebih saat menjalani pemusatan latihan di Jerman, pemain kelahiran 2007 ini memang langsung disorot oleh banyak pasang mata.
Saat ini, Amar Brkic telah memiliki jumlah pengikut Instagram hampir 60 ribu orang. Mulai banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, kini Amar banjir dukungan dari fans.
Merespons hal itu, anak asuh Bima Sakti tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua dukungan yang hadir untuknya.
“Terima kasih banyak untuk dukungannya,” katanya pada Senin (13/11/2023).
Amar juga mengatakan jika cukup banyak pesan dan story yang masuk melalui media sosialnya. Namun, dia tidak bisa melihat secara detail karena harus fokus untuk persiapan pertandingan.
“Setiap story dan pesan (DM) masuk, saya tidak melihat reaksi detailnya karena saya fokus ke pertandingan World Cup dan terima kasih banyak untuk dukungannya,” imbuhnya.
Timnas U-17 di Indonesia telah melewati dua pertandingan di Piala Dunia U-17 2023. Yakni melawan Ekuador dan Panama. Namun, Amar Brkic baru bergabung memperkuat posisi Timnas Indonesia saat laga kontra dengan Panama. Sebelumnya, kondisi kesehatan Amar sempat menurun karena belum mampu beradaptasi dengan suhu dan makanan di Indonesia.
Tidak menutup kemungkinan pada laga selanjutnya Indonesia vs Maroko di Gelora Bung Tomo Surabaya, Kamis (16/11/2023), Amar kembali dipercaya Bima Sakti untuk bergabung di starting eleven. Dia optimistis, saat pertandingan lawan Maroko bisa mendapatkan skor kemenangan untuk Indonesia.
“Tentunya (target skor), lebih baik, lakukan yang terbaik,” ujarnya.

Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati







