JEMBER, Tugujatim.id – Insiden lalu lintas terjadi di Jalan Gajah Mada Kabupaten Jember pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 11:50 WIB. Ambulan pembawa jenazah terbalik di Jember setelah hindari pengawalan di depannya.
Kendaraan ambulans milik Persatuan Rukun Kematian (PRK) Panca Budi dengan nomor polisi P 8629 GD yang sedang mengangkut jenazah mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di depan Masjid Roudhotul Muchlisin.
Ipda Tommy Nur Alamsyah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Ambulans yang bergerak dari arah timur menuju barat sedang dalam pengawalan keluarga jenazah menggunakan sepeda motor.
“Ambulans sedang dalam perjalanan dengan escort sepeda motor keluarga jenazah di bagian depan,” jelas Tommy dikonfirmasi pada Rabu (23/4/2025).
Insiden bermula ketika sepeda motor pengawal yang berada di depan ambulans mendadak mengalami kerusakan mesin di depan masjid Roudhotul Muchlisin.
“Motor pengawal tiba-tiba mengalami trouble dan berhenti mendadak,” ungkap Tommy.
Dalam upaya menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang berhenti tersebut, pengemudi ambulans melakukan manuver ke arah kanan. Sayangnya, kendaraan ambulans justru menabrak pembatas jalan di bagian tengah yang mengakibatkan kendaraan tersebut terbalik.
BACA JUGA: Toyota Kijang Syarat Penumpang Tabrak Truk Fuso di Tuban, Satu Korban Tewas dan Lainya Luka-luka
“Ambulans berbelok tajam ke kanan dan menghantam pembatas tengah jalan sehingga akhirnya terguling,” imbuhnya.
Tommy mengidentifikasi bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah jarak yang terlalu dekat antara ambulans dengan sepeda motor pengawal di depannya. Kondisi ini membuat pengemudi ambulans tidak memiliki ruang yang cukup untuk menghentikan kendaraan ketika terjadi kondisi darurat.
“Jarak antar kendaraan terlalu mepet, sehingga ketika terjadi masalah mendadak, tidak ada cukup waktu untuk bereaksi dengan aman,” jelas Tommy.
BACA JUGA : Tragedi Jenggawah! Pria 29 Tahun Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan Neneknya
Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan karena terdapat lima orang pendamping jenazah di dalam ambulans tersebut. Namun Tommy menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
“Meski proses evakuasi cukup rumit, beruntung tidak ada yang mengalami cedera dalam insiden ini,” pungkasnya.
Setelah berhasil dievakuasi oleh warga sekitar yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah kemudian dipindahkan ke ambulans lain untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi pemakaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








