Anak Terjaring Razia Balap Liar di Tuban, Orang Tua Marahi Anaknya di Kantor Polisi

  • Bagikan
Sejumlah pemuda yang terjaring razia balap liar oleh Polres Tuban, Minggu (13/6/2021) lalu tengah mengembalikan spare part motornya agar dikembalikan sesuai standar di Mapolres Tuban, Selasa (15/6/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Sejumlah pemuda yang terjaring razia balap liar oleh Polres Tuban, Minggu (13/6/2021) lalu tengah mengembalikan spare part motornya agar dikembalikan sesuai standar di Mapolres Tuban, Selasa (15/6/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah motor hasil barang bukti dari razia balap liar di Tuban oleh Polres Tuban, Minggu (13/6/2021) lalu mulai dikembalikan pada pemiliknya, Selasa (15/6/2021) ini. Dengan catatatan, motor tersebut harus dikembalikan sesuai standar pabrikan terlebih dahulu oleh para pelaku balap liar sebelum bisa dibawa pulang.

Hal itulah yang dilakukan Satlantas Polres Tuban agar bisa memberikan efek jera kepada pelaku kenakalan remaja tersebut. Di mana tujuannya agar mereka tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

“Kalau mau sepeda motornya keluar (dari kantor polisi), ya harus sesuai standarnya. Karena rata-rata yang dipakai di sepeda motornya tidak sesuai,”tutur Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Iptu Jamhari, Selasa (15/6/2021).

Jamhari menambahkan, selain disuruh mengganti sparepartnya ke orisinal, pihaknya juga menghadirkan orang tua para remaja tersebut ke Mapolres Tuban. Mereka diminta agar lebih mengawasi anaknya dalam pergaulan.

“Orang tua juga kita panggil. Biar tahu anaknya seperti apa. Biar tidak Pak Polisi saja,” ungkapnya.

Orang Tua Marahi Anak

Pada kesempatan tersebut, di tengah-tengah proses pengembalian barang bukti tersebut, tampak seorang ibu menghampiri anaknya yang tengah mengembalikan motornya sesuai standar.

PA (45) ibu dari DS yang terjaring razia balap liar ini menasihati anaknya agar ia tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Ia memberi tahu anaknya jika kegiatan tersebut juga bisa mengancam keselamatan.

Ketika ditanya awak media, warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban ini mengaku jika anaknya hanya baru-baru ini saja melakukan balapan secara liar tersebut.

Ditengah-tengah pengembalian barang bukti. Terlihat seorang ibu yang menghampiri anaknya, dan memarahinya. Karena kelakuannya, dia dihadirkan ke Polres Tuban.

“Yang ngajak itu temannya mas. Baru-baru ini dia melakukan itu,” ungkap PA.

Setelah kejadian ini, ia bakal meminta anaknya untuk menjual sepeda motornya agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Sebatas diketahui, dalam razia balap liar pada Minggu (13/6/2021) dini hari di Jalan Soekarno Hatta. Dari hasil razia, 29 motor dan 44 pemuda diamankan petugas satlantas Polres Tuban.

  • Bagikan