• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim peneliti Ekoton saat melakukan penelitian.

Tim peneliti Ekoton saat melakukan penelitian. (Foto: Dokumen/Ecoton)

Ancaman Pencemaran Mikroplastik, Udara di 5 Kota Jatim Mengandung Plastik

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Permasalahan mikroplastik di Jawa Timur perlu mendapatkan perhatian serius. Pasalnya, pencemaran benda tersebut saat ini tidak hanya terjadi di tanah dan air, tetapi juga mencemari udara.

Hasil penelitian yang dilakukan Ecoton menyebutkan bahwa udara di 5 kota di Jawa Timur mengandung mikroplastik.

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

Dalam laporan penelitian yang dilakukan pada Juli-September 2021 itu Ecoton melaporkan udara di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Jatim yang mengandung mikroplastik, yaitu Surabaya, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo dan Jombang.

Rata-rata kandungan mikroplastik di Surabaya sebanyak 13.86 partikel/2jam, Gresik 26.21 partikel/2jam, Mojokerto 11.45 partikel/2jam, Sidoarjo 218 partikel/2jam dan Jombang 16 partikel/2jam.

Peneliti Ecoton, Eka Chlara Budiarti, dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, sumber pencemaran mikroplastik yang diidentifikasi berasal dari pengelolaan sampah plastik yang salah seperti dibakar di incenerator, tungku terbuka hingga di lahan terbuka.

Selain itu, asap dari industri terutama industri recycle plastik turut andil memperparah banyaknya mikroplastik di udara.

“Tidak hanya itu saja, baju yang berbahan serat sintetis juga menjadi penyumbang mikroplastik bahkan di tempat umum sekalipun,” ungkapnya.

Eka menjelaskan, rata-rata mikroplastik yang terkandung di tempat publik sebanyak 14.04 partikel/2jam, Incenerator 10.5 partikel/2jam, Industri 225.33 partikel/2jam, tungku terbuka 12.5 partikel/2jam dan pembakaran terbuka 30 partikel/2jam.

Sedangkan untuk Jenis mikroplastik yang didapatkan ada 3 jenis. yakni 76% fiber, 17% filamen, dan 7% fragmen.

“Fiber merupakan jenis paling dominan yang ditemukan dalam sampel-sampel ini. Jenis ini biasanya berasal dari serat baju, pembakaran sampah medis oleh incinerator maupun tungku pembakaran atau bisa juga dari pembakaran sampah kain, popok dan pembalut.” Jelasnya.

Salah satu jalur masuk mikroplastik ke tubuh manusia adalah melalui udara. Daur hidup (Lifecycle) mikroplastik di udara akan masuk dan terus tetap dalam siklus hidrologi bahkan bisa memindahkan mikroplastik melalui awan.

Sehingga, partikel tersebut diturunkan lewat hujan ke wilayah yang belum terjamah oleh aktivitas manusia sekalipun. Mikroplastik yang tersebar di udara dapat terhirup dan masuk ke sistem pernafasan.

“Ancaman mikroplastik sekarang nyata sekali. Dibalik sudah ditemukannya pada udara lalu sekarang pada paru- paru manusia, ternyata ada bahaya dari senyawa kimia yang juga berdampak ke kesehatan manusia. Efek yang dirasakan mungkin tidak akan dirasakan secara langsung, namun jika terus menggunakan plastik dan terpapar mikroplastik serta senyawa yang dikandungnya maka bisa dipastikan >5 tahun lagi akan berdampak ke tubuh manusia,” Pungkas Rafika staf edukasi Ecoton.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: EcotonJawa TimurmikroplastikPencemaran Tanahpencemaran udara
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Petugas Satlantas Polres Pasuruan melakukan olah TKP tabrakan beruntun di jalan raya Raci, Kacamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (6/5/2022).

Nenek Pejalan Kaki Tewas Akibat Tabrakan Beruntun di Raci Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID