Tugujatim.id – Belakangan ini, jagat media sosial ramai dengan tren memasang foto profil berwarna kombinasi pink dan hijau. Fenomena ini tidak hanya muncul di Instagram, Facebook, atau WhatsApp, tetapi juga ramai di platform X (Twitter). Tren tersebut dikenal dengan nama “Brave Pink Hero Green” dan telah menjadi tanda visual dukungan terhadap suara masyarakat yang tengah menyuarakan aspirasi di jalanan.
Dalam penelusuran Tugujatim.id, tren ini bermula dari sebuah unggahan di akun X bernama @marjono__ atau Anang. Melalui cuitannya, dia memperkenalkan sebuah aplikasi sederhana yang bisa dipakai siapa pun untuk membuat foto profil Brave Pink Hero Green.
Baca Juga: Deretan Artis yang Ikut Gaungkan 17+8 Tuntutan Rakyat, Apa Itu?
“Brave Pink Hero Green Generator. Guys gua baru aja bikin aplikasi buat bikin foto profile Brave Pink Hero Green. Cukup upload foto dan download hasilnya. Semua privacy aman karena run on your browser. 👉 brave-pink-hero-green.lovable.app. YUK SEBARKAN!” tulisnya.
Unggahan tersebut kemudian viral dan banyak digunakan oleh warganet. Bahkan, sejumlah akun komunitas dan tokoh publik juga mulai mengubah foto profil mereka menjadi kombinasi dua warna kontras itu.
Fenomena Brave Pink Hero Green di Tengah Gelombang Demonstrasi
Fenomena perubahan foto profil ini tidak muncul begitu saja, melainkan menjadi respons atas situasi sosial-politik yang memanas sejak 25 Agustus 2025.
Memicu gelombang aksi demonstrasi besar-besaran berlangsung di berbagai kota di Indonesia, menyuarakan perbaikan tata kelola negara, keadilan hukum, hingga penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat.

Situasi memanas pada 28 Agustus 2025, setelah seorang pengemudi ojek online bernama Affan, 21, meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah pembubaran aksi di Jakarta. Insiden tragis ini menyulut kemarahan publik dan memicu solidaritas luas di dunia maya maupun dunia nyata.
Rentetan aksi kemudian meluas pada 30–31 Agustus 2025, ditandai dengan sejumlah peristiwa dramatis. Di beberapa daerah, massa demonstran melakukan aksi besar yang berujung pada pembakaran gedung DPRD hingga penjarahan fasilitas umum.
Gelombang aksi ini juga melahirkan suara kolektif berupa “17+8 Tuntutan Rakyat” yang digaungkan di berbagai daerah.
Mengapa Pink dan Hijau?
Pemilihan warna pink dan hijau dalam tren ini tentu bukan tanpa alasan. Kombinasi dua warna yang saling bertolak belakang tersebut justru memunculkan makna simbolis yang kuat.
Warna pink sering dihubungkan dengan kelembutan, kebahagiaan, dan kasih sayang. Namun, dalam dunia desain maupun fashion, pink juga bisa tampil sebagai simbol keberanian, ekspresi diri, hingga identitas yang provokatif.
Tidak hanya sekadar estetika, warna pink mendapat makna baru setelah sosok Bu Ana, seorang perempuan berhijab pink viral dalam video unjuk rasa di depan DPR RI. Meski berhadapan dengan aparat, dia tetap berani menyuarakan pendapatnya, dan momen itu menjadi ikon keberanian di tengah gelombang demonstrasi.
Sementara itu, warna hijau kerap diidentikkan dengan alam, ketenangan, dan harmoni. Melansir dari study.com, hijau melambangkan emosi positif seperti kegembiraan, kedamaian, dan optimisme. Banyak psikolog menilai bahwa hijau bisa menurunkan tingkat stres.
Dalam konteks aksi demonstrasi, hijau juga melekat pada atribut pengemudi ojek online. Warna ini semakin menguatkan simbol setelah Affan dikenang melalui jaket hijau ojol yang dikenakannya saat meninggal dunia di tengah aksi.
Kombinasi pink dan hijau kemudian melahirkan sebuah simbol perlawanan damai yang tetap lantang namun tidak agresif. “Brave Pink Hero Green” menjadi representasi identitas baru dalam pergerakan sosial masyarakat.
Dukungan dari Komnas Perempuan
Fenomena Brave Pink Hero Green juga mendapat perhatian dari lembaga resmi. Melansir dari Kompas.com, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyatakan dukungan terhadap gerakan warganet yang mengganti foto profil menjadi warna pink atau brave pink.
Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menegaskan bahwa tren ini merupakan bentuk aktivisme perempuan di ruang digital. Pihaknya menilai fenomena ini sebagai bagian dari menyuarakan hak asasi manusia.
“Bahwa mereka menggunakan baju atau atribut pink untuk mengekspresikan dukungannya kepada teman-teman yang melakukan aksi, menurut saya enggak ada yang salah dan tidak ada yang bertentangan dengan nilai-nilai hak asasi manusia (HAM),” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (02/09/2025).
Dukungan Publik dan Artis

Selain lembaga resmi, fenomena ini juga mendapat dukungan luas dari masyarakat maupun selebriti. Sejumlah artis Indonesia turut mengubah foto profil mereka sebagai bentuk solidaritas. Nama-nama besar seperti Rossa, Titi DJ, hingga Ziva Magnolia sudah terlihat menggunakan warna pink-hijau di akun media sosial mereka.
Cara Membuat Foto Profil Brave Pink Hero Green
Bagi Anda yang tertarik ikut serta dalam tren ini, berikut langkah-langkah mudah untuk membuat foto profil Brave Pink Hero Green:
1. Akses Tautan Template
Buka situs brave-pink-hero-green.lovable.app_melalui browser Anda. Situs ini merupakan generator resmi yang dibuat oleh @marjono_.
2. Unggah Foto yang Ingin Diedit
Setelah halaman terbuka, klik tombol untuk mengunggah foto. Pilih gambar dari perangkat Anda, lalu tunggu hingga proses unggah selesai.
3. Pilih Efek Warna yang Diinginkan
Setelah foto masuk ke sistem, pilih efek yang tersedia. Ada pilihan “Brave Pink” untuk kesan lembut sekaligus berani, atau “Hero Green” untuk nuansa segar, tegas, dan penuh energi.
4. Tunggu Proses Editing Selesai
Sistem akan secara otomatis mengolah foto Anda. Setelah selesai, hasilnya bisa langsung diunduh dan digunakan sebagai foto profil di media sosial.
Brave Pink Hero Green, Simbol Solidaritas Baru
Fenomena Brave Pink Hero Green menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan ruang digital untuk menyuarakan kepedulian sosial. Warna bukan lagi sekadar estetika visual, melainkan juga bahasa simbol yang dapat mempersatukan ribuan orang dengan satu pesan bersama.
Dari Bu Ana yang viral dengan hijab pink-nya, hingga Affan yang dikenang melalui atribut hijau ojol, kombinasi dua warna ini kini menjadi tanda solidaritas, keberanian, sekaligus harapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








