SURABAYA, Tugujatim.id – Balkon rumah runtuh tewaskan disabilitas di Kota Surabaya. Achmad Farid Sholihuddin (34) meregang nyawa secara tragis setelah balkon lantai dua rumah keluarganya ambruk.
Musibah itu terjadi begitu cepat, pada Selasa, 8 April 2025 sekitar pukul 10.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun, diketahui, Farid keseharian banyak beraktivitas di lantai dua rumahnya Jalan Kupang Gunung Barat 7B No. 34 Kelurahan Putat Jaya sedang dan tengah duduk santai di balkon tua peninggalan orang tuanya tersebut.
Balkon Lapuk Berujung Duka
Tak disangka, kondisi balkon yang telah lapuk dimakan usia dan rayap rumah sederhana itu, tak mampu lagi menahan beban. Dalam sekejap, bagian balkon ambrol, menyeret tubuh Farid jatuh ke lantai dasar dan tertimpa material bangunan.
Warga sekitar yang mendengar suara runtuhan langsung berhamburan menuju lokasi. Sayangnya, nyawa Farid tak tertolong. Tubuhnya ditemukan di bawah tumpukan reruntuhan, dengan luka di beberapa bagian.

Kapolsek Sawahan, Kompol Kiki Tyas Titisari memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
‘Diduga kuat korban meninggal karena tertimpa reruntuhan balkon yang roboh. Luka-luka ditemukan di tubuhnya akibat benturan,” kata Kiki.
Ibu Korban Menangis Histeris
Tangis pilu pecah dari Siti Ahlia (78), sang ibu korban. Perempuan lanjut usia (lansia) ini tak kuasa menahan kesedihan atas kepergian anaknya. Apalagi, Farid selama ini menjadi teman bicara sekaligus tumpuan hatinya di rumah.

Saat kejadian, Siti sedang berjualan di pasar demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan penghasilan sekitar Rp 300 ribu per bulan, ia mengaku belum mampu memperbaiki kondisi rumahnya yang kian renta.
Kini, Siti hanya tinggal bersama cucunya yang masih berusia 10 tahun. Beruntung, sang cucu selamat karena saat kejadian berada di bagian belakang rumah.
Pemerintah Beri Bantuan
Tak selang lama dari kejadian, pihak kelurahan dan kecamatan sudah turun tangan membantu keluarga korban. Selain mendampingi proses evakuasi dan pemakaman, mereka juga melakukan asesmen untuk kemungkinan bantuan renovasi rumah.
“Tim kami sudah mendata kondisi keluarga. Kami berharap ada bantuan lanjutan agar rumah ini bisa segera diperbaiki dan lebih layak huni,” ungkap Amiril Hidayat, Camat Sawahan.
BACA JUGA: Terungkap! Sopir Pikap Terlibat Kecelakaan Renville Antonio Ternyata Tak Punya SIM
Di samping itu, pihak pemerintah kecamatan mengaku sudah memiliki rencana untuk membantu melakukan renovasi pada rumah tersebut. Namun, masih terhalang dana.
“Kami sebenarnya sudah berencana memperbaiki balkon itu, tapi belum kesampaian karena keterbatasan biaya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko







