• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
banjir tugu jatim

Dosen Teknik Sipil Keairan dan Teknik Pantai ITS, Mahendra Andiek Maulana ST MT. Foto: dok Humas ITS

Banjir dan Longsor di Jatim Disebut Akibat Alih Fungsi Lahan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Peningkatan aliran air hujan di atas permukaan tanah terbuka atau surface runorf ke daerah aliran sungai dipicu alih fungsi lahan di hulu. Hal tersebut membuat beberapa daerah dataran tinggi di wilayah Jawa Timur mengalami banjir dan tanah longsor.

Hal tersebut disampaikan Mahendra Andiek Maulana ST MT, Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Untuk banjir di Blitar, Dosen Teknik Sipil Keairan dan Teknik Pantai itu mengatakan bahwa banjir tersebut akibat dibukanya pintu air Bendungan Serut (Lodoyo) yang terletak di sebelah barat.

Namun, Mahendra menjelaskan bahwa yang dilakukan petugas penjaga air waktu itu sudah tepat, karena sesuai SOP batas maksimal dibukanya pintu air ketika kapasitas bendungan sudah mencapai 500 meter kubik per detik.

“Waktu itu kapasitas air bendungan tersebut sudah hampir penuh karena terjadi curah hujan yang tinggi. Jika tidak dibuka malah membahayakan kawasan di sekitarnya,” jelasnya, di Kampus ITS Surabaya, pada Senin (24/10/2022).

“Berdasarkan temuan di lapangan, ternyata banjir disebabkan luapan air Sungai Bogel. Nah Sungai Bogel masuk ke Sungai Brantas yang berada di hulu Bendungan Lodoyo,” imbuhnya.

Mahendra menguraikan beberapa persoalan terkait penyebab terjadinya banjir yang ternyata tidak disebabkan alih lahan di dataran tinggi saja. Dosen Teknik Sipil itu mencontohkan, misalnya di sepanjang aliran Sungai Brantas saat ini telah mengalami beberapa dampak akibat alih lahan, yaitu berkurangnya area resapan.

“Kalau di Jatim ada di Sungai Brantas. Ada beberapa hal yang ditekankan terutama untuk area resapan yang semakin berkurang. Meski ini harus ada kajian lebih dalam, tapi sudah ada indikasinya kalau alih fungsi lahan di dataran tinggi berpengaruh pada peningkatan surface runoff,” jelasnya.

Lanjut Mahendra, faktor penyebab banjir juga disebabkan penataan ruang daerah aliran sungai yang tidak memiliki wawasan lingkungan. Realita alih fungsi lahan aliran sungai banyak digunakan untuk kawasan wisata yang tidak mengedepankan dampak area serapan air sungai. Bahkan ada juga yang digunakan untuk kawasan perkebunan.

“Ada hutan yang luasnya sekian di daerah aliran sungai, ditebang untuk diubah fungsinya,” ungkapnya.

Dalam kasus sedimentasi ini, menurut Mahendra, ada korelasinya dengan surface runoff yang berdampak pada erosi tanah yang kemudian masuk ke badan sungai atau waduk hingga membentuk sedimen dan menurunkan kapasitas sungai. “Kapasitas-kapasitas waduk yang kita miliki ini juga mengalami penurunan,” pungkasnya.

Tags: BanjirJawa Timurlongsor
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
gagal ginjal tugu jatim

Kasus Gagal Ginjal Anak di Pasuruan: 3 Meninggal, 1 Dirawat, 1 Sembuh

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID