MOJOKERTO, Tugujatim.id – Perang tarif antara China dan Amerika Serikat (AS) masih berlangsung panas. Perang dagang ini tentunya berdampak kepada negara-negara lain tak terkecuali Indonesia. Seperti dikatakan oleh Public Affair and License Manager PT Tjiwi Kimia, Beny Haryawan saat berdiskusi dengan awak media Mojokerto dan Sidoarjo.
“Ya tentu berdampak, berdampak sekali. Tapi tentu kami merespon dengan beberapa upaya, apalagi mesin-mesin kami masih bisa beradaptasi dengan kebutuhan pasar di luar negeri,” terangnya, Senin (21/04/2025).
Beny merujuk pada peningkatan permintaan produk lain seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) maupun kertas untuk kebutuhan dunia kesehatan. “Kertas yang kami maksud itu seperti kertas untuk rekam medis, pasar di luar negeri masih sangat terbuka,” ujarnya.
BACA JUGA: Rekonstruksi Jembatan Mojokerto-Gresik Ditarget Rampung Oktober 2025
Tak hanya itu, mesti perang tarif antara China versus AS belum reda, Beny mengaku pihaknya belum memiliki rencana pengurangan karyawan. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada rencana (pengurangan) itu. Karena kami terus berupaya mencari terobosan-terobosan untuk kebutuhan kertas dunia,” sambungnya.
Sementara, kebutuhan kertas pada 2023 hingga 2024 lalu diakui Beny malah meroket. Terutama permintaan dari negara-negara seperti Jepang, China maupun beberapa negara di Eropa menerapkan model belajar yang sebelumnya pernah dipakai.
BACA JUGA: Hearing dengan DPRD Mojokerto, RSUD RA Basoeni Telah Hentikan Iuran Jasa Pelayanan
“Beberapa negara itu malah balik lagi untuk menulis tangan di kertas, jadi permintaan buku tulis justru meningkat seperti sebelum masa Covid-19 lalu,” urainya.
Masih kata Beny, adanya perang tarif yang membuat kondisi ekonomi kian sulit tidak membuat pihaknya menyerah. Justru, terobosan-terobosan untuk industri kertas terus digencarkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia yang terus berkembang.
“Karena perubahan itu ibarat tsunami, kita mau berenang melewatinya atau malah tenggelam terkena ombaknya, semua bergantung bagaimana memandang perubahan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







