MOJOKERTO, Tugujatim.id – Proyek rekonstruksi Jembatan Mojokerto-Gresik atau Jembatan Talunbrak ditarget rampung pada Oktober 2025 dengan total anggaran Rp13,5 Miliar.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa meletakkan batu pertama Jembatan Talunbrak di Talun, Talunblandong, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/04/2025). Jembatan tersebut merupakan akses antara Dusun Talun dan Dusun Brak, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Tak hanya itu, jembatan yang membentang di Sungai Lamong ini juga menjadi akses utama warga setempat menuju Karangpilang, Ngampel, Balongpanggang, Gresik. Rencananya, jembatan ini akan dibangun dengan lebar 6 meter serta panjang 60 meter.
Perbaikan jembatan ini ditempuh sebab aktivitas warga kerap terhalang bila musim hujan tiba. Sebab, luapan air sungai Lamong sering menyebabkan banjir sehingga jembatan tersebut tidak dapat dilewati.
“Seperti yang jenengan ketahui tadi, warga curhat ke kami sampai nangis-nangis, apalagi ketika hendak mengantar anak ke sekolah itu bisa sepinggang kalau banjir atau ketika airnya meluap,” terang Bupati Al Barra, Rabu (16/04/2025).
BACA JUGA: Truk Ekspedisi Terguling Setelah Hindari Kendaraan di Depan SPN Polda Jatim di Mojokerto
Bupati Al Barra melanjutkan, rekonstruksi jembatan Talun Brak ini begitu krusial. Sebab, tak hanya mobilitas warga Kabupaten Mojokerto, jembatan tersebut sekaligus menjadi penghubung penting dengan wilayah Kabupaten Gresik. Harapannya, perbaikan jembatan ini bisa memutus rantai kesulitan akses yang selama ini terasa.
“Alhamdulillah ini menjadi solusi untuk masyarakat, terutama untuk mempercepat akses baik pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya agar semakin cepat dan mudah,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








