PASURUAN, Tugujatim.id – Satu bus wisatawan rombongan TK asal Blitar yang menabrak dua rumah hingga musala milik warga di jalur menuju Taman Safari II Prigen, Kabupaten Pasuruan, terlihat mangkrak karena belum dievakuasi hingga Rabu pagi (15/02/2023). Evakuasi bangkai satu bus wisatawan kecelakaan di Prigen ini rencananya akan dievakuasi dengan alat berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Kunaefi menyatakan, petugas baru bisa mengevakuasi salah satu dari dua bus yang bertabrakan di Desa Watuagung, Kecamatan Prigen. Yakni, bus nomor 2 yang sempat mogok berhenti di tengah jalan.
“Untuk bus yang di jalan sudah dievakuasi,” ujar Kunaefi.
Sementara untuk bus yang setelah menabrak dua rumah, musala, warung, dan motor milik warga masih dalam posisi terguling. Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra menyatakan, upaya evakuasi bangkai bus wisatawan kecelakaan di Prigen tersebut masih menunggu datangnya alat berat. Polisi juga akan mendatangkan teknisi untuk memperbaiki rem bus.
“Kami akan evakuasi dengan alat berat crane. Karena jalanan menurun, rem bus akan diperbaiki dulu oleh teknisi supaya bisa ditarik crane,” ungkapnya.
Polisi juga tetap akan memberlakukan sistem buka tutup jalur satu arah di jalur menuju Taman Safari Prigen ini selama proses evakuasi berjalan.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan bus rombongan wisatawan TK Al Hidayah dan PAUD An Nasir, Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, terjadi usai study tour ke Taman Safari Indonesia II Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (14/02/2023), pukul 17.30 WIB.
Kecelakaan bermula saat tiga bus berisi 118 penumpang berjalan di turunan jalur Taman Safari Prigen di di Desa Watuagung, Kecamatan Prigen. Diduga bus kedua yang berada posisi di tengah mengalami rem blong dan menabrak bus pertama di depannya. Bus paling depan hilang kendali dan oleng ke kiri menabrak dua rumah, satu musala, satu warung, serta empat sepeda motor.
Awalnya total korban ada 15 orang. Tapi kini bertambah satu orang yaitu sopir bus wisatawan di Prigen Pasuruan yang kondisinya luka berat menjalani perawatan di UGD.







