PASURUAN, Tugujatim.id – Cuaca panas seiring musim kemarau panjang rupanya membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Salah satunya yang memetik keuntungan dari kondisi kemarau ini adalah penjual es batu di Kota Pasuruan, Jawa Timur. Omzet penjualan mereka makin meningkat di tengah panasnya suhu dan terik matahari.
Sugeng Sugiarto (43), distributor penjual es batu di Jalan KH Abdul Hamid, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, mengaku peningkatan omzet dirasakan sejak empat bulan terakhir. Permintaan masyarakat terhadap es batu meningkat seiring peningkatan suhu panas kemarau. “Memang meningkat, apalagi panas-panas seperti ini kan, banyak yang cari es batu,” ujarnya, pada Sabtu (28/10/2023).
Sugeng menyebut bahwa di luar musim kemarau, penjualan es batu di tokonya rata-rata hanya berkisar 200 bag atau kemasan plastik. Di mana tiap satu bag berisi 5 kilogram es batu dengan harga jual Rp6500 per kemasan.
Sementara kala musim kemarau, penjualannya bisa meningkat hingga sekitar 50 persen. “Kalau sekarang bisa jual 300 bag lebih, ” imbuhnya.
Sugeng mengaku selama musim kemarau penjang ini, dia bisa meraup omzet hingga tidak kurang dari Rp50 juta per bulan. “Kalau sehari mungkin bisa laku 1,5 ton,” ungkapnya.
Pelanggannya mayoritas berasal dari kalangan pengusaha rumah makan, penjual kaki lima, pihak rumah sakit daerah ataupun swasta, hingga sekolah-sekolah.
Hal serupa juga dirasakan oleh Ifa (43), penjual es buah di pinggir Jalan Jawa. Menurutnya, es buahnya selalu habis diborong ketika musim kemarau. “Ya sehari bisa habis tiga kantong besar es batu kalau sekarang,” ucapnya, pada Sabtu (28/10/2023).
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti








