Berlubang Parah, Warga Tuban Protes dengan Menanam Pohon Pisang di Jalan Nasional

  • Bagikan
Tampak pohon pisang yang ditanami oleh warga karena geram jalan lubang tak kunjung diperbaiki. (Foto:Rochim/Tugu Jatim)
Tampak pohon pisang yang ditanami oleh warga karena geram jalan lubang tak kunjung diperbaiki. (Foto:Rochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Geram dengan dengan lambatnya pemerintah dalam membenahi jalan, membuat salah satu warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, mengambil tindakan dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang.

Cahya Riski mengungkapkan alasannya menanam pohon pisang di tengah jalan karena ada lubang menganga dan sering memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Jalan yang rusak tersebut di jalur pantura Tuban-Widang, tepatnya di persimpangan jalur masuk ringroad Desa Tunah, Kecamatan Semanding.

“Iya karena banyak lubang sehingga sering terjadi kecelakaan, Mas,” terang Cahya Riski.

Dia menambahkan, tanaman pohon pisang di ruas jalur pantura Tuban-Widang tersebut sudah ada sejak pagi. Selain pisang, ada juga rumput untuk menandai adanya lubang di jalan.

“Sejak pagi sudah ada tanaman itu, Mas,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan bernama Anam mengaku, jika di sekitar simpang tiga jalan nasional-ringroad ini berlubang parah.

“Memang lubangnya parah untuk di kawasan ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tuban lewat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tuban Agung Supriadi sudah berkoordinasi dengan pusat dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII terkait dengan pembangunan dan perbaikan jalan pantura yang melintasi wilayah Tuban. Kewenangan Pemkab Tuban hanya sebagai penyampai informasi.

Pemkab sudah menyampaikan keluhan masyarakat, imbauan, dan permohonan untuk dilakukannya perbaikan pada jalan nasional pantura di Kabupaten Tuban. “Kewenangan pembangunan dan perawatan jalan itu ada di pusat dan BBPJN karena menjadi aset nasional,” ungkapnya. (Mochamad Abdurrochim/ln)

  • Bagikan