• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bisnis alat tulis.

Sejumlah pembeli sedang memilih di lapak alat tulis jelang ajaran baru pada Minggu (06/07/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Musim Ajaran Baru, Bisnis Alat Tulis di Pasar Tuban Lesu Sepi Pembeli

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pasar tradisional di Tuban, Jatim, seharusnya dipenuhi dengan orang tua yang sibuk membeli perlengkapan sekolah di tengah riuhnya momen tahun ajaran baru. Sayangnya, kondisi ini justru sebaliknya. Di Pasar Baru Tuban, bisnis alat tulis lesu dan sepi pembeli dibanding tahun sebelumnya.

Rudi Shoimah, 40, salah satu pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan di pasar ini, mengungkapkan, omzet penjualan bisnis alat tulis turun drastis. Biasanya, pada musim ajaran baru, dia bisa menjual hingga 50 dus buku tulis per hari. Namun, kini dia hanya bisa menjual sekitar 10 dus per hari.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Formasi Guru di Sekolah Rakyat Mojokerto Belum Jelas

“Buku tulis, harga mulai Rp25 ribu-Rp45 ribu per pak, tergantung merek dan isi. Tapi meski harga stabil, pembelinya menurun tajam. Biasanya ramai, harus antre panjang. Sekarang, ya hanya sesekali saja ramai,” kata Rudi.

Meskipun lapaknya tampak lengang, Rudi tetap mengandalkan dua karyawan yang membantunya untuk menjaga toko. Namun, dia mengaku, dengan kondisi seperti ini, mereka pun lebih banyak duduk daripada melayani pembeli.

“Dua orang yang saya pekerjakan di sini juga nggak sibuk. Kadang mereka lebih banyak ngobrol karena ya memang sepi,” tuturnya.

Tren Belanja Online Turunkan Minat Pembeli di Pasar

Menurut Rudi, penyebab utama turunnya minat beli adalah peralihan tren ke belanja online. Saat ini, banyak orang tua yang lebih memilih membeli perlengkapan sekolah lewat online shop daripada datang langsung ke pasar.

“Sekarang semua serba praktis. Orang tua lebih pilih beli online, tinggal klik dan barang datang. Tapi kalau di pasar, orang sudah malas keluar rumah dan pasar juga memang lebih sepi,” tambahnya.

Bisnis alat tulis di Tuban.
Sejumlah pembeli sedang memilih di lapak alat tulis jelang ajaran baru pada Minggu (06/07/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Meski demikian, Rudi tetap menjalankan bisnis alat tulis juga lewat platform online. Namun, meski penjualan meningkat sedikit di dunia maya, dia mengeluhkan keuntungan yang sangat tipis karena harus berbagi hasil dengan pihak platform.

“Belanja online memang meningkat, tapi keuntungannya kecil. Kami harus bagi hasil. Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, jelas sangat berbeda,” ungkapnya.

Rudi berharap kondisi pasar kembali membaik sebelum liburan sekolah berakhir. Dia tidak bisa memprediksi apakah akan ada lonjakan pembeli dalam seminggu terakhir liburan. Namun, dia tetap berusaha bertahan karena berdagang ini sudah menjadi pekerjaan turun-temurun di keluarganya.

“Kami sudah berjualan sejak tahun 2000-an, dari generasi ke generasi. Harapannya, pasar ini tetap ramai, seperti dulu,” tutupnya dengan senyum penuh harap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Pasar Baru Tubanberita Tuban hari iniBisnis alat tulis di TubanPedagang Pasar Baru TubanTren belanja alat tulis di TubanTubanTuban hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Kontingen Kabupaten Mojokerto.

Anomali Kontingen Kabupaten Mojokerto di Porprov Jatim 2025: Torehan Emas Naik, Klasemen Akhir Turun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID