• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Roy (kanan) memenuhi panggilan KKD Jatim, di Kantor Kominfo Jatim, Jalan Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Jatim, pada Rabu (17/05/2023). Foto: dok KKD Jatim

Roy (kanan) memenuhi panggilan KKD Jatim, di Kantor Kominfo Jatim, Jalan Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Jatim, pada Rabu (17/05/2023). Foto: dok KKD Jatim

Bos Mafia Gedang Penuhi Panggilan Komite Komunikasi Digital Jatim

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pihak yang mengatasnamakan kelompok wartawan menuding Bos Mafia Gedang, Royhan Ni’amillah pemilik akun TikTok @masroyganteng melakukan pelecehan terhadap profesi jurnalis, beberapa waktu lalu.

Terbaru, Roy memenuhi panggilan Komite Komunikasi Digital (KKD) Jatim, di Kantor Kominfo Jatim, Jalan Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Jatim, pada Rabu (17/05/2023), sekitar pukul 09.30 WIB.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Ketua Harian KKD Jatim, Dr Arief Rahman mengatakan, pihaknya memanggil Roy untuk meminta klarifikasi terkait konten video yang sempat viral beberapa hari lalu.

WhatsApp Image 2023 05 18 at 09.43.28 1
Roy (paling kanan) memenuhi panggilan KKD Jatim, di Kantor Kominfo Jatim, Jalan Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Jatim, pada Rabu (17/05/2023). Foto: dok KKD Jatim

Kata dia, langkah ini diambil untuk menindaklanjuti supaya tak terjadi misinformasi dan disinformasi, sehingga publik bisa mendapatkan informasi yang benar secara utuh, dan semua pihak dapat secara bijak menerima dan menyebarkan atau pun memproduksi informasi.

Nantinya, Tim Pertimbangan KKD Jatim yang terdiri dari unsur kepolisian, kejaksaan, TNI, pakar akademik media, dan organisasi profesi wartawan akan mengkaji isi konten Mafia Gedang yang dipermasalahkan oleh pihak yang mengatasnamakan kelompok wartawan.

“Meluruskan masalah terkait polemik komunikasi dalam konten digital memang domain KKD. Kami akan mengkaji isi konten yang dipermasalahkan tersebut. Kami akan segera mengeluarkan rekomendasi. Namun, dari penjelasan tadi kami menangkap tidak ada unsur kesengajaan dari Roy untuk menghina profesi,” katanya.

WhatsApp Image 2023 05 18 at 09.43.27
KKD Jatim meminta klarifikasi terkait konten video Roy yang sempat viral beberapa hari lalu. Foto: dok KKD Jatim

Menurut Arief yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim, permasalahan video viral yang diunggah oleh Roy bisa menjadi pelajaran bagi para konten kreator agar lebih berhati-hati dalam membuat konten.

Selain itu, hal yang tak kalah penting, yakni masyarakat bisa bersikap bijak dalam menonton tayangan atau informasi dalam konten digital tersebut. “Saya kira permasalahan ini harus disikapi secara bijak. Perlu jernih menyikapi dan juga harus siap dikritik. Namun juga pihak konten kreator harus membuat konten yang tidak menyinggung, kontan yang sehat, apalagi ini jelang pemilu 2024,” imbuhnya.

Sementara Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr Suko Widodo Drs MSI menjelaskan, seharusnya permasalahan ini telah selesai setelah Roy membuat permintaan maaf. Sebab, isi konten Roy yang dipermasalahkan, jauh dari unsur penghinaan seperti yang dituduhkan.

WhatsApp Image 2023 05 18 at 09.43.29
Roy (tengah) memenuhi panggilan KKD Jatim, di Kantor Kominfo Jatim, Jalan Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Jatim, pada Rabu (17/05/2023). Foto: dok KKD Jatim

Suko menegaskan, kasus tersebut sebaiknya dijadikan pelajaran bagi Roy dan kawan-kawan untuk lebih berhati-hati. Namun, ia meminta semangatnya jadi konten kreator tak padam, terlebih lagi untuk mengkritik fenomena sosial.

“Ya ini pelajaran untuk kita semua. Hadirnya KKD ini memang berfungsi untuk permasalahan seperti ini agar bisa diselesaikan dengan RJ. karena UU ITE itu kan pidana,” ucapnya.

Senada dengan Arif dan Suko, Wakil Ketua PWI Jatim, Mahmud Suharmono mengakui bahwa ada oknum wartawan nakal yang tidak taat dengan kode etik. Namun, akan jadi masalah jika konten video Roy yang viral membuat perspektif buruk jika semua wartawan adalah oknum.

“Mengkritik tidak apa-apa. Wartawan juga harus bisa terima kritik. Saya kira di semua profesi pasti ada oknum nakal. Masalahnya jika digeneralisir semua wartawan adalah oknum ya salah. Juga saya berpesan jangan kebablasan jika mengkritik. Bebas bukan berarti tanpa batasan,” pesannya.

Sebelumnya, konten TikTok @masroyganteng yang menyuguhkan parodi ‘wartawan-wartawanan’ dipermasalahkan oleh kelompok wartawan yang menganggap itu sebagai penghinaan terhadap profesi wartawan.

Dalam konten parodi berseri tersebut Roy yang merupakan pemilik usaha Mafia Gedang berperan sebagai seorang pengusaha muda sukses yang selalu dikejar-kejar dan diikuti seorang wartawan ke mana pun dia pergi, bahkan saat sedang tidur pun ia dibangunkan wartawan untuk diwawancarai.

Karena tidak tahan selalu diikuti dan diwawancarai secara terus menerus tanpa kenal waktu, pengusaha muda tersebut akhirnya merasa gerah dan terganggu privasinya. Nah lucunya, meski kesal, sang pengusaha muda tetap meladeni permintaan wawancara si wartawan.

Tayangan konten ‘guyonan’ di akun TikTok @masroyganteng itu banyak disukai netizen. Bahkan saat ini, TikTok @masroyganteng telah mendapatkan 1,1 juta follower.

Untuk diketahui, Roy datang bersama dengan tiga anggota timnya di Gedung Kominfo. Roy bersama tim medsosnya ditemui oleh Ketua Harian KKD Jatim, Dr Arief Rahman ST MM; Pakar Komunikasi Unair yang juga Wakil Ketua Harian KKD Jatim, Dr Suko Widodo Drs MSI; Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jatim, Assyari SPD Mpd; serta Wakil Ketua PWI Jatim, Drs Machmud Suhermono MIKom MIp.(*)

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inibos mafia gedangmafia gedangSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
pondok inspirasi tugu jatim

Pondok Inspirasi Dorong Kreativitas dan Problem Solving Mahasiswa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID