JEMBER, Tugujatim.id – Para santri yang saat menjadi bagian dari Generasi Milenial dan Z, PT Bank Tabungan Negara (BTN Syariah) bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) hadir mendorong mereka untuk mendapat jaminan hunian masa depan yang cerah.
Menuju Indonesia Emas 2024, berbagai upaya dipersiapkan, termasuk memiliki hunian di usia mapan. Generasi muda saat ini tidak perlu khawatir, untuk memiliki rumah, yang dapat diwujudkan melalui pembiayaan ringan dan sesuai dengan syariat Islam.
Hal itu diungkap Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho saat menjadi pemateri di acara bertajuk “Leadership dan Pentingnya Hunian yang Layak Bagi Generasi Muda” yang berlangsung di Pondok Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.
Baca Juga: Luhut Jabat Ketua Dewan Ekonomi Nasional Kabinet Prabowo Subianto, Ini Tugasnya
Di hadapan ratusan santri, Heru Pudyo Nugroho menjelaskan berbekal pengetahuan seputar kepemimpinan dan pentingnya mempersiapkan hunian di masa mendatang, menjadi upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Para generasi muda harus memiliki literasi terkait leadership dan hunian layak untuk masa ke depannya,” ujar Heru Pudyo Nugroho pada Jumat (18/10/2024).
Hal itu sesuai dengan perintah konstitusi Undang-Undang 1945 Pasal 28 H Ayat 1. Upaya memenuhi hunian layak, Heru Pudyo Nugroho menegaskan, pihaknya telah merancang program pembangunan rumah sebanyak 3 juta untuk masyarakat.

Sementara itu, Branch Manager BTN Syariah Kantor Cabang (KC) Jember Arief Widyatmoko menjelaskan, di momen itu juga pihaknya menyerahkan dana yang tidak boleh diakui sebagai pendapatan (TBDSP) dari nasabah BTN Syariah kepada santri melalui pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom.
“Dana kebajikan sebesar Rp96 juta ini merupakan dana CSR BTN Syariah, bersumber dari ta’widh para nasabah yang menunggak,” kata Arief Widyatmoko.
Baca Juga: Segini Catatan Defisit Dalam Raperda APBD Mojokerto 2025
Dia melanjutkan, BTN Syariah berkomitmen terhadap pemenuhan hunian layak untuk masyarakat, termasuk golongan santri yang memegang estafet kehidupan di masa mendatang.
Di samping itu, merupakan upaya meningkatkan perekonomian melalui pembiayaan cicilan rumah berbasis syariah kepada masyarakat se-Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari potensi besar di sektor perumahan yang berada di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Jember.
Karena itu, pihaknya akan meningkatkan target pembiayaan rumah sebesar 61.791 unit rumah.
“Naik sekitar 48 persen dari 2024,” ungkap Arief Widyatmoko saat Akad Massal KPR Tapera Syariah di Universitas Jember, Kamis (17/10/2024). (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








