• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BPBD Jember.

BPBD Jember petakan titik kritis di tujuh kecamatan setelah 27 infrastruktur rusak diterjang banjir. (Foto: Dok. BPBD Jember)

27 Infrastruktur Rusak Diterjang Bencana, BPBD Jember Petakan Titik Kritis di 7 Kecamatan

Dwi Linda by Dwi Linda
3 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Jember sepanjang Januari-Februari 2026 meninggalkan jejak kerusakan yang tidak sedikit.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat tidak kurang dari 27 titik infrastruktur yang rusak dan memerlukan perhatian segera, tersebar di tujuh kecamatan dengan dominasi kerusakan akibat longsor.

You might also like

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM
DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

02/06/2026 7:00 PM

Baca Juga: Jalur Desa di Kalisat Lumpuh Total, BPBD Jember Berjibaku Hancurkan Batuan Besar

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember Anang Dwi Resdianto menyebutkan bahwa pihaknya telah merampungkan pendataan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas terdampak.

“Kami menginventaris semua kerusakan infrastruktur di sisi kebencanaan. Mulai dari retaining wall, jembatan, jalan warga dan sebagainya kita evaluasi kembali,” ujar Anang, Jumat (27/02/2026).

Objek yang didata mencakup beragam jenis infrastruktur, mulai dari dinding penahan tanah, konstruksi jembatan, hingga jalan pemukiman warga. Hasil inventarisasi ini selanjutnya dijadikan acuan untuk menyusun skala prioritas penanganan.

Desa Kemuning Lor Posisi Paling Kritis

Di antara puluhan titik tersebut, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, menduduki posisi paling kritis. Dinding penahan tanah di lokasi itu mengalami kerusakan parah dan mendesak untuk segera direkonstruksi, mengingat fungsinya yang sangat vital sebagai penopang akses utama warga setempat.

Kondisi serupa juga ditemui di Dusun Sodong, Desa Kemiri, Kecamatan Panti. Jembatan berbahan bambu yang dibangun pada 2019 kini menjadi satu-satunya penghubung bagi sekitar 30 rumah tangga. Kondisi material yang semakin rapuh membuat warga berharap segera ada penggantian dengan konstruksi permanen yang lebih layak.

Tak kalah mengkhawatirkan, bronjong kawat setinggi belasan meter di Dusun Glundengan, Desa Suci, yang baru berdiri sejak 2025, kini berada dalam kondisi rawan. Curah hujan yang terus mengguyur berpotensi memicu kelongsoran yang bisa menghancurkan badan jalan di sekitarnya.

Anang menjelaskan bahwa mayoritas kerusakan dipicu oleh tekanan lateral berlebih pada lereng akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga terjadi pergerakan tanah dan longsor. Dengan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil, ancaman kerusakan lanjutan masih tetap ada.

Guna mempercepat pemulihan, BPBD Jember tengah menyiapkan proposal desain teknis dan pengajuan anggaran ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: Baru 50 Persen Desa Tangguh Bencana, BPBD Jember Kebut Pembentukan Destana

Sementara itu, penanganan sementara difokuskan pada pemulihan hunian warga yang terdampak langsung, sedangkan perbaikan infrastruktur skala besar akan dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran daerah.

“Yang sudah kami tangani tentu minimal yang langsung menyentuh masyarakat, terutama pemulihan rumah. Tetapi infrastruktur tetap akan kami dukung karena itu menopang kegiatan masyarakat,” tandasnya.

Sebagai langkah antisipatif, BPBD Jember juga mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mendeteksi potensi bahaya secara dini, khususnya di kawasan dengan topografi berlereng dan sistem drainase yang belum memadai. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Bencana di JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniTitik rawan bencana di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Pegadaian Tuban

Pegadaian Tuban Jadi Sandaran UMKM Kecil Lewat KUR Bunga Ringan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 11:58 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Pegadaian Tuban kini tidak hanya identik dengan layanan gadai cepat. Di tengah pertumbuhan usaha mikro yang terus...

Next Post
Jalur Pantura Tuban.

Sopir Diduga Kurang Fokus, Truk Hantam Crane di Jalur Pantura Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID