TUBAN, Tugujatim.id – Kebakaran hebat yang menggegerkan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, pada Rabu (21/10/2025) pagi ternyata bukan berasal dari gudang solar.
Polisi memastikan, insiden tersebut terjadi akibat terbakarnya bahan limbah bleaching yang digunakan sebagai bahan pembuatan briket.
Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo menjelaskan, lokasi kejadian berada di belakang rumah milik Raditya Air Langga (32), warga Dusun Tapen, Desa Sidoharjo.
Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat sebuah dump truk bermuatan limbah bleaching atau bleaching earth/ampas bleaching seberat sekitar 8,2 ton hendak menurunkan muatan.

“Pada saat proses penurunan muatan sudah mencapai sekitar 70 persen, tiba-tiba muncul percikan api dari bawah bagian knalpot truk. Api kemudian menyambar muatan limbah bleaching yang mudah terbakar,” terang Iptu Sudjarwo, Kamis (23/10/2025).
Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian dump truk. Tak berhenti di situ, kobaran api menjalar ke gudang milik Raditya yang terbuat dari rangka kayu jati berukuran 4 x 10 meter. Di dalamnya terdapat lima bul kosong dan satu unit mesin mixer untuk pengolahan bahan briket.
Sopir dump truk, Jodi, warga Desa Jetis, Kecamatan Mojokerto, bersama pemilik gudang langsung meminta bantuan warga sekitar. Personel Polsek Senori bersama tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Tuban pun segera bergerak ke lokasi untuk memadamkan api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pemilik gudang, Raditya, mengalami luka lecet ringan saat berusaha menyelamatkan diri.
Kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Satu unit dump truk hangus terbakar total serta sebagian bangunan gudang ikut terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp188 juta.
Menanggapi rumor yang sempat beredar di masyarakat mengenai kebakaran gudang solar mentah, polisi menegaskan informasi tersebut tidak benar.
“Bukan kebakaran solar, tapi bahan limbah bleaching untuk pembuatan briket,” tegas Kapolsek Senori.
Iptu Sudjarwo menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah percikan api dari knalpot dump truk yang menyambar limbah bleaching yang mudah terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi dan memastikan kelayakan penyimpanan bahan briket di area pemukiman.
Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat menyimpan bahan yang mudah terbakar, terutama dalam jumlah besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








