TUBAN, Tugujatim.id – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, atau yang akrab disapa Mas Lindra, melantik dua pejabat tinggi pratama untuk menduduki jabatan strategis di lingkup Pemkab Tuban.
Pelantikan berlangsung di Pendapa Kridha Manunggal pada Senin (29/09/2025), disaksikan Wakil Bupati, Forkopimda, Sekda, camat, dan pimpinan OPD.
Dua pejabat tersebut adalah Agung Triwibowo yang kini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), serta Anthon Tri Laksono sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP).
Dalam sambutannya, Lindra menegaskan bahwa jabatan yang diemban keduanya bukan hanya sekadar posisi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“OPD ini punya peran langsung ke masyarakat. Tantangan harus dijawab dengan inovasi, bukan sekadar rutinitas. Saya ingin terobosan yang manfaatnya bisa dirasakan nyata oleh warga,” ujarnya.
Politikus Partai Golkar ini memberi sorotan khusus kepada Dispendukcapil. Menurutnya, data kependudukan merupakan basis utama dari berbagai kebijakan pemerintah. Mulai dari penyaluran bansos, beasiswa, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kalau administrasi kependudukan tidak valid dan cepat, program pemerintah lain akan ikut terganggu. Jadi layanan harus lebih prima, transparan, dan bisa diakses masyarakat dengan mudah,” tegasnya.
Sementara itu, Anthon Tri Laksono yang memimpin DLHP juga diingatkan soal peran besar instansinya. Selain mengurusi kebersihan dan penataan lingkungan, DLHP dituntut mampu menghadirkan terobosan baru dalam pengelolaan sampah, termasuk sampai ke kecamatan dan desa.
Tak hanya itu, sektor perhubungan juga menjadi fokus. Dengan meningkatnya arus kendaraan di jalan nasional dan perkotaan, kebijakan pengaturan lalu lintas disebut harus lebih adaptif. “Harus ada kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun transportasi,” tambah Mas Lindra.
Pelantikan ini sekaligus menggeser posisi Agung Triwibowo yang sebelumnya menjabat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kini, kursi Kepala BPKAD menjadi kosong.
Sejumlah jabatan lain di Pemkab Tuban juga masih belum terisi, di antaranya Kepala Satpol PP dan Damkar, Kepala Dinas Kesehatan serta Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas Pendidikan, hingga Direktur BLUD RSUD dr. R. Koesma Tuban.
Di akhir sambutannya, Pria berparas ganteng itu kembali menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD. Sinkronisasi program dan efisiensi anggaran disebut sebagai kunci agar pelayanan publik berjalan maksimal.
“Dengan kolaborasi, program bisa lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








