MOJOKERTO, Tugujatim.id – Status buruh karyawan atau pegawai masih mendominasi status pekerjaan utama penduduk bekerja di Kabupaten Mojokerto.
Data per Agustus 2025 menyebutkan bahwa status buruh, karyawan atau pegawai mencapai prosentase hingga 41,56 persen. Selanjutnya, diikuti pekerja yang berstatus pekerja bebas sebesar 16,44 persen.
“Kalangan yang bekerja dengan status Berusaha Dibantu Buruh Tetap/Dibayar masih memiliki persentase paling kecil sebesar 2,59 persen. Status pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase adalah Berusaha Dibantu Pekerja Tidak Tetap yakni sebesar 3,11 persen poin dan Pekerja Bebas 2,98 persen poin,” beber Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny, melalui keterangan resmi, Rabu (17/12/2025).
Sementara, status pekerjaan selain 2 status pekerjaan di atas mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Agustus 2024.
Berdasarkan status pekerjaan utama, kegiatan penduduk bekerja dapat dikelompokkan menjadi kegiatan formal dan informal.
Penduduk yang bekerja di sektor formal mencakup status Berusaha Dibantu Buruh Tetap/Dibayar dan Buruh/Karyawan/Pegawai.
Sedangkan status Berusaha Sendiri, Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap/Pekerja Keluarga, Pekerja Bebas (pertanian atau non pertanian), dan Pekerja Keluarga/Tak Dibayar dikategorikan bekerja pada kegiatan informal.
“Pada Agustus 2025, penduduk Kabupaten Mojokerto yang bekerja pada sektor formal sejumlah 44,16 persen, sementara penduduk yang bekerja di kegiatan informal sebanyak 55,84 persen,” sambung Dwi.
Terjadi peningkatan proporsi penduduk yang bekerja di kegiatan informal pada Agustus 2025 sebesar 4,10 persen poin bila dibandingkan dengan Agustus 2024. Peningkatan penduduk bekerja pada sektor informal ini seiring dengan peningkatan pada status pekerjaan Berusaha Dibantu Pekerja Tidak Tetap dan status pekerjaan Pekerja Bebas.
Sementara dari jenjang pendidikan, penduduk bekerja di Kabupaten Mojokerto masih didominasi oleh penduduk yang berpendidikan SMA sederajat yaitu sebanyak 238.400 orang atau 36,47 persen dari total penduduk bekerja.
Sementara penduduk bekerja berpendidikan Perguruan Tinggi menempati posisi terendah dengan jumlah 66.733 orang atau 10,21 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








