TUBAN, Tugujatim.id – Sebuah bus antarkota jurusan Jakarta diduga kecelakaan tunggal di Jalur Pantura, Jalan Tuban-Bancar, tepatnya di Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Senin dini hari (21/07/2025). Insiden ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat kondisi jalan masih cukup lengang.
Bus milik PO Barkholid dengan nomor polisi B 7142 FGB yang dikemudikan oleh Gilang Armada itu tiba-tiba oleng ke sisi kanan jalan dan menghantam pohon yang berdiri kokoh di pinggir jalan. Diduga kuat, pengemudi bud di Tuban ini kehilangan kendali usai mencoba mendahului sebuah truk di depannya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus Agra Mas Tewaskan Pengendara Sepeda Motor di Tuban
“Pengemudi bus kurang hati-hati dan tampaknya tidak fokus ke depan. Saat hendak menyalip truk, kendaraan justru keluar badan jalan dan menabrak pohon di sisi kanan,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono.
Bus di Tuban yang saat itu membawa lima penumpang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di jalur yang kerap dilalui kendaraan besar dan cepat.
Kecelakaan Murni Human Error
Polisi menyebut kecelakaan ini termasuk kategori “out of control” alias kendaraan selip sendiri akibat manuver yang tidak terkendali. Faktor utama, Eko mengatakan, adalah kelalaian pengemudi yang kurang waspada dalam mengemudikan kendaraan besar di jalur umum.
“Ini bukan soal jalan yang rusak atau cuaca buruk. Tapi murni karena human error. Pengemudi kurang konsentrasi dan terlalu memaksakan untuk mendahului,” tambahnya.

Setelah kejadian, petugas satlantas langsung mendatangi lokasi, mengamankan kendaraan, dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Bus kemudian dievakuasi dengan bantuan kendaraan derek.
Polisi juga mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya angkutan umum agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Terlebih, jalur Pantura, Tuban–Bancar beberapa titik rawan kecelakaan akibat manuver agresif.
“Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain harus jadi prioritas. Jangan ugal-ugalan apalagi saat dini hari ketika jarak pandang masih terbatas,” ujar Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








