Capaian Vaksinasi Kota Batu untuk Dosis Pertama Baru 53 Persen - Tugujatim.id

Capaian Vaksinasi Kota Batu untuk Dosis Pertama Baru 53 Persen

  • Bagikan
Ilustrasi vaksin moderna, salah satu jenis vaksin yang digunakan sebagai vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk para tenaga kesehatan di Indonesia. (Foto: Pixabay) tugu jatim vaksinasi nakes dosis 3
Ilustrasi vaksin moderna, salah satu jenis vaksin yang digunakan sebagai vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk para tenaga kesehatan di Indonesia. (Foto: Pixabay)

BATU, Tugujatim.id – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Batu diklaim sudah mencapai 53 persen untuk dosis pertama atau 87.657 orang. Untuk dosis kedua, sudah menyentuh 25 persen atau 41.350 orang. Data ini terbilang per 18 September 2021.

Artinya, progres mencapai herd immunity atau kekebalan massal bisa segera terwujud. Dari total jumlah penduduk mencapai 164 ribu orang, total 70 persen diantaranya harus sudah tervaksin.

Melihat sinyal positif ini, Kakesdam V/Brawijaya Kolonel Ckm dr Yanuar bahkan turut membantu upaya membantu percepatan vaksin di Kota Batu. Dia menargetkan dalam sehari bisa menyuntikkan 7 ribu dosis vaksin dan ditarget selesai dalam 10 hari ke depan.

Upaya itu juga disambut baik oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yang juga berharap sama bahwa dalam 10 hari kedepan sudah bisa memvaksin sekitar 80 ribu warganya.

“Harapannya dalam waktu selama 10 hari itu kita bisa mencapai target herd immunity,” ujarnya, Minggu (19/9/2021).

Lebih lanjut, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya mulai dari dinas, camat hingga kepala desa untuk ikut mensukseskan serbuan vaksinasi. Termasuk menggenjot vaksinasi untuk lansia.

Pasalnya, capaian vaksinasi untuk lansia menjadi parameter utama suatu wilayah bisa ditetapkan turun menerapkan PPKM Level 2. Dalam hal ini, capaian vaksinasi untuk lansia per 1 September masih di angka 24,34 persen.

”Semoga dalam 2 pekan, capaian vaksinasi bisa terus digenjot. Terutama kepada lansia yang selama ini ada banyak kendala. Mulai penyakit komorbid hingga akses ke tempat vaksinasi jauh,” harapnya.

Sebab itu, diharapakan pihaknya bisa jemput bola agar capaian vaksinasi lansia ini bisa dipercepat. Sebut saja dengan menggelar vaksinasi di kantor desa/kelurahan misalnya.

  • Bagikan