Cegah Korban Jiwa, Warga Kota Batu di Titik Rawan Bencana Diminta Waspada hingga Februari 2022

Cegah Korban Jiwa, Warga Kota Batu di Titik Rawan Bencana Diminta Waspada hingga Februari 2022

  • Bagikan
Peristiwa banjir bandang menerjang kawasan permukiman di 4 desa di Kota Batu, Kamis (4/11/2021). (
Peristiwa banjir bandang menerjang kawasan permukiman di 4 desa di Kota Batu, Kamis (4/11/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Warga Kota Batu diminta meningkatkan kewaspadaan selama kurun waktu 2 bulan ke depan. Peringatan ini seiring prakiraan BMKG akan kemungkinan cuaca ekstrim hingga bulan Februari 2022.

Achmad Choirur Rochim, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, mengatakan bahwa secara geografis Kota Batu bisa dikatakan berpotensi mengalami bencana yang sangat tinggi. Karena itu, warga perlu melakukan mitigasi dan antisipasi.

Kota Batu, imbuh Rochim, yang terletak di dataran tinggi memiliki potensi bencana utama yaitu tanah longsor, pohom tumbang hingga banjir bandang. Hal itu sangat mungkin, pada 4 November 2021 lalu Kota Batu mengalami banjir bandang.

”Jadi saya imbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama bencana tanah longsor dan banjir. Semisal ketika terjadi hujan deras lebih baik berhenti dan menjauhi kawasan tebing,” ungkapnya, Kamis (30/12/2021).

BPBD Kota Batu terus meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait untuk menguatkan mitigasi siaga darurat. Lembaga terkait dalam hal ini DPUPR, DLH hingga TNI Polri.

”Jadi nanti jika ada kejadian responnya bisa cepat dan tanggap sehingga bisa meminalisir adanya korban,” jelas dia.

Dalam hal ini, BPBD Kota Batu menyiapkan sejumlah kebutuhan dasar hingga penambahan personil. Selain itu, pihaknya juga menggandeng lembaga-lembaga lain dan pemerintah desa untuk menyebarkan edukasi bencana kepada masyarakat.

”Dengan mitigasi yang baik tentunya dampak yang nanti akan timbul bisa diminimalisir. Paling penting itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.

  • Bagikan