• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
CEO Paragon Salman Subakat pada Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 2 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) dan PT Paragon, Rabu (21/07/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

CEO Paragon Salman Subakat pada Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 2 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) dan PT Paragon, Rabu (21/07/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

CEO Paragon Salman Subakat Bagi Tips Membangun Ekosistem Pendidikan yang Inovatif melalui Kolektif Jenius

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch 2 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali digelar pada Rabu (21/07/2021) melalui aplikasi Zoom Meeting. Dalam kegiatan tersebut, hadir CEO PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat yang mengisi materi terakhir dengan tema “Membangun Ekosistem Pendidikan Berbasis Spirit Inovasi untuk Indonesia yang Lebih Baik”.

Selain itu, hadir juga wartawan senior sekaligus Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Pemred Tugujatim.id Nurcholis MA Basyari. Tentunya, ada para mentor seperti M. Nasir, Haryo Prasetyo, Frans Surdiasis, dan Tri J. Sukaryana.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Salman mengatakan, cara membangun ekosistem pendidikan yang inovatif itu cukup simpel.

“Sebenarnya ekosistem itu simpel dan tidak perlu didesain, tapi ekosistem itu akan sebagus peserta ekosistemnya. Kalau ekosistem masyarakat, mungkin ekosistem kota. Misalnya juga ekosistem pantai, ya sebagus kesehatan pantai itu seperti rumput laut yang bagus dan harus seimbang,” terangnya.

Salman juga memberi contoh ekosistem yang dibutuhkan untuk membangun Litbang (Penelitian dan Pengembangan) agar lebih inovatif. Selain itu, juga melalui kolektif jenius.

(Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
(Foto: Dokumen)

“Ini karena tidak kita rawat sebagai sebuah ekosistem. Jadi, ada ekosistem yang namanya litbang, di mana ada orangnya, perlu adanya media, perlu proaktif dari masyarakat yang memberi feedback, perlu akademisi aktif, perlu ada hubungannya ekosistem ini ke kampus, dan perlu jadi tugas akhir,” tuturnya.

Salman juga mengatakan, manusia juga bisa menjadi platform ekosistem di alam.

“Manusia kalau mau jadi platform ekosistem masuk ke alam ya harus bisa bangun kelestarian. Misalnya kalau pencinta alam masuk ke gunung, jangan meninggalkan apa-apa kecuali jejak, dan jangan membawa apa-apa kecuali kenangan,” bebernya.

Terakhir, Salman memberikan satu kunci sukses untuk membangun suatu ekosistem, yaitu kolektif jenius.

“Yang membangun ekosistem sendiri mulai dari semangat gotong royong atau bisa disebut kolektif jenius bahasa kerennya. Atau menyatukan para ahli di bidangnya masing-masing, tinggal digabung-gabungkan,” ujarnya.

Tags: CEO Paragon Salman SubakatFellowship Jurnalisme Pendidikan 2021Nurcholis MA BasyariPT Paragon Technology and Innovation
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Yayasan Paliatif Surabaya (YPS) menyalurkan bantuan sembako yang dikirimkan ke Pemkot Surabaya, Rabu (21/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

YPS Kirim Bantuan 50.000 Alat Kesehatan dan APD kepada Pemkot Surabaya untuk Cegah Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID