• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
monyet

Cerita Monyet di Pemandian Wendit Malang

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG-Tempat wisata Wendit di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang populer dengan monyet-monyet yang berkeliaran. Padahal, pemandian tersebut dikelilingi rumah-rumah warga. Kepala Desa Mangliawan, Suprapto, menjelaskan jika warga sekitar percaya bahwa monyet-monyet di Pemandian Wendit adalah pelindung mata air.

“Di Wendit ini dipercaya oleh masyarakat Tengger ada mata air yang dianggap sakral. Dan monyet-monyet ini dipercaya sebagai utusan dari kerajaan di Tengger untuk melindungi sumber mata air,” terang Suprapto, di kantor Desa Mangliawan, pada Selasa (16/6/2020).

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Suprapto menambahkan, dulunya pemandian Wendit ini dipercaya sebagai tempat favorit raja Majapahit yang termasyhur, yakni Raja Hayam Wuruk. Kemudian, Bupati Malang yang pertama sampai yang kedua merupakan keturunan asli raja tersebut.

Suprapto mengkisahkan, menurut penuturan kakek buyutnya, Pemandian Wendit diambil dari kata ‘pendito’ yang artinya pendeta.

“Dulu di daerah Wendit ini sempat mengalaminya kekeringan akibat pergeseran Gunung Widodaren. Akibatnya banyak daerah yang mengalami kekeringan,” ujarnya serius.

Lalu muncul seorang pendeta yang bertapa di wilayah Mangliawan. “Dalam pertapaannya tiba-tiba muncul sumber air yang membuat wilayah tersebut subur kembali,” kisah Suprapto.

Dia dan warga mempercayai jika pendeta yang bertapa di wilayah Mangliawan adalah keturunan raja Hayam Wuruk.

“Pendeta tersebut adalah anak dari Bupati Malang kedua yang tidak ingin meneruskan pemerintahan ayahnya. Anak dari Bupati Malang kedua tersebut lebih memilih mendalami ajaran spiritual yang biasa disebut Lelono,” imbuh Suprapto.

Lalu, monyet-monyet yang mendiami wilayah Wendit dipercaya sebagai jelmaan pasukan Majapahit yang juga pengikut pendeta tersebut.

“Sejak saya kecil, jumlah monyet itu ya segitu-gitu saja. Tidak bertambah atau berkurang. Tapi untuk jumlah pastinya saya tidak tahu,” ujarnya.

Bahkan, ketika penjajahan Belanda, orang-orang Eropa juga mempercayai manfaat sumber mata air Wendit. “Waktu penjajahan Belanda di sekitar pemandian Wendit dibangun lapangan tenis dan dibuat hutan kecil,” ujar Suprapto bersemangat.

“Namun, tempat tersebut sempat rusak ketika penjajahan Jepang, tapi sebulan sekali monyet tersebut diberikan vaksin oleh tentara Jepang,” paparnya.

Kini, wisata Pemandian Wendit sudah menjadi salah satu wisata terindah dan tertua di Kabupaten Malang. Bahkan, kini sudah ada waterboom untuk memanjakan wisatawan anak-anak.

Tags: Kabupaten MalangMalangmonyetViralWenditWisata
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Tak Takut, Lokalisasi di Kabupaten Malang Masih Beroperasi di Tengah Pandemi

Tak Takut, Lokalisasi di Kabupaten Malang Masih Beroperasi di Tengah Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID