SIDOARJO, Tugujatim.id – Musibah musala runtuh di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, tepat saat santri sedang menunaikan salat Ashar.
Di tengah prosesi ibadah itu, pengecoran lantai atas musala yang baru dibangun mendadak ambruk, meluluhlantakkan bangunan dan menimpa orang-orang yang berada di dalamnya.
Tidak hanya korban di lokasi, warga sekitar juga sempat panik karena guncangan dari ambruknya bangunan terasa begitu kuat. Salah satu warga, Ajeng Wulan (37), warga yang rumahnya hanya berjarak sekitar 100 meter dari musala mengaku sempat mengira sedang terjadi gempa bumi.
“Kejadiannya cepat sekali. Waktu itu saya baru pulang jemput anak sekolah. Tiba-tiba kasur di rumah terasa bergoyang. Saya kira vertigo saya kambuh. Ternyata bangunan musala rubuh,” kata Ajeng.
BACA JUGA: Musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo Runtuh, Diduga Makan Korban Puluhan Santri
Suasana di sekitar pesantren pun berubah mencekam. Puluhan mobil ambulans keluar-masuk lokasi untuk mengevakuasi korban, sementara jalan menuju pesantren macet karena dipadati kendaraan warga, relawan, dan keluarga santri yang berdatangan.
Ajeng menambahkan, banyak orang tua santri yang datang tergesa-gesa setelah mendengar kabar ambruknya musala. Mereka mencari anak-anak mereka, sementara pihak pesantren berusaha menenangkan suasana dengan memanggil santri yang selamat menggunakan pengeras suara masjid.
BACA JUGA: Jumlah Santri Terjebak Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Belum Bisa Dipastikan
“Santri-santri yang selamat dipanggil lewat toa, lalu dijemput orang tua masing-masing. Saya sendiri tidak berani ke mana-mana dulu, takut kejadian susulan,” pungkasnya.
Hingga malam ini, suara sirine ambulans masih terdengar bersahutan di sekitar lokasi. Tim SAR gabungan masih terus bekerja dengan alat berat maupun peralatan manual demi mengevakuasi korban yang masih terjebak di balik puing.
BACA JUGA: Daftar Nama Korban Musala Runtuh di Ponpes Alkhoziny Sidoarjo dari 3 Rumah Sakit
Rintihan dan tangisan sesekali terdengar dari dalam reruntuhan, menambah dramatis suasana penyelamatan yang berlangsung.
Proses evakuasi korban musala runtuh di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Senin (29/9/2025) masih terus berlangsung hingga tengah malam. Petugas Gabungan dari SAR, BPBD, TNI-Polri, serta relawan dikerahkan untuk menyelamatkan para santri yang tertimpa reruntuhan bangunan berlantai tiga tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








