Cuaca Ekstrem Mereda, Harga Ikan Laut di Tuban Justru Naik

Harga ikan laut.
Pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim).

TUBAN, Tugujatim.id – Pasca cuaca ekstrem melanda wilayah perairan utara Tuban sejak dua sebulan terakhir, membuat pendapatan para nelayan tradisional dan pedagang ikan kecil naik. Tapi, berdasarkan pantauan Tugu Jatim di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, Jatim, mulai ada geliat banyak nelayan yang berangkat melaut tapi harga ikan laut justru naik.

Meski cuaca ekstrem mereda, hasil tangkapan ikan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan untuk melaut.

Harga ikan laut.
Pembeli sedang memilih ikan di TPI Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim).

“Pas waktu cuaca agak tidak bersahabat, hasilnya masih lumayan. Lha ini lautnya tenang, ikan tidak begitu banyak,” ucap Damiyatun, pedagang ikan di TPI setempat.

Dia mengatakan, harga ikan laut masih terbilang naik dibandingkan hari biasanya. Seperti baby cumi saat ini dibanderol Rp 65 ribu per kilo. Padahal, harga normal Rp35 ribu-Rp45 ribu per kilo. Untuk ikan krapok dan krapu masih sekitar Rp35 ribu-Rp40 ribu per kilo.

Harga ikan laut.
Kondisi TPI Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, setelah nelayan bersandar. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim).

“Harga ikan laut masih lumayan tinggi. Walaupum perolehan nelayan agak sepi,” terangnya.

Ada juga ikan tongkol yang dibanderol Rp45 ribu per ekor dengan berat rata-rata 1-1,5 kilo. Sedangkan untuk udang laut dijual dengan harga Rp50 ribu-Rp 65 ribu tergantung ukurannya.