KOTA BATU, Tugujatim.id – MNF (50) pria asal Kota Malang ketahuan nekat maling sepeda motor di Balai Kota Among Tani Kota Batu. Pelaku memanfaatkan kesempatan saat pemiliknya lupa meninggalkan kunci di sepeda motor.
Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, pelaku diketahui warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang telah berhasil ditangkap. Aksi curanmor diketahui bermula saat korban bernama Putri Kurnia Ayu Lestari (22) melaporkan sepeda motornya Honda Scoopy hilang di area parkir belakang Balai Kota Among Tani Kota Batu, pada 7 Februari 2025.
Korban saat sedang berkerja sekitar pukul 13.00 WIB, teringat kalau kuncinya ketinggalan di sepeda motor. Korban pun lekas menuju ke area parkir, namun sepeda motornya Honda Scoopy nomor polisi AG-6590-RCI sudah tidak di tempat.
BACA JUGA: Perempuan di Malang Modus Bantu Daftarkan M-Banking Tapi Buntutnya Kuras Isi Rekening Hingga Sisa Rp17 Ribu
Korban kesulitas menemukan sepeda motornya di lokasi parkir. Karena memang kondisi banyak kendaraan terparkir. Petugas pun menyarankan pencarian dilakukan pencarian sore hari saat kendaraan di area parkir sudah mulai sepi.
Namun hingga pukul 14.30 WIB korban tidak menemukan sepeda motornya. Ketika dilihat di CCTV, ternyata sepeda motor korban sudah dibawa oleh pelaku.

Menyadari motornya hilang, Putri langsung melapor ke Mapolres Batu. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka.
“Pelaku ini dalam kesehariannya kerja serabutan, lokasinya ada di Malang. Kebetulan memang saat hari kejadian itu sengaja ke Kota Batu untuk mencari sasaran,” jelas Rudi.
Tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Darmadi Sasongko