MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu serentak 2024 di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, berpotensi mengalami kenaikan. Sebelumnya, pada Pemilu 2019 lalu, jumlah pemilih di Bumi Majapahit, sebutan Mojokerto, mencapai 831.717 orang.
Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto, Vikhie Risdianto mengatakan, memang terdapat potensi bertambahnya jumlah pemilih pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang. Terlebih, jumlah penduduk di Kabupaten Mojokerto juga mengalami kenaikan.
“Mengacu dari Pemilu 2019 sebelumnya, memang ada potensi mengalami penambahan pemilih nanti,” terang Vikhie, pada Rabu (17/5/2023).
Dari Keputusan KPU Kabupaten Mojokerto Nomor 384 Tahun 2023 menyebutkan sebanyak 850.747 jiwa masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Jumlah tersebut sudah termasuk dalam delapan Tempat Pemungutan Suara Khusus (TPS Khusus) sebanyak 1.490 orang. DPS tersebut terbagi dalam 424.449 DPS laki-laki dan 426298 DPS perempuan yang tersebar di 3.303 TPS se-Kabupaten Mojokerto.
Meski demikian, Vikhie menambahkan, masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait penetapan DPT untuk pemilu serentak 14 Februari 2024 dan Pilkada pada November di tahun yang sama.
“Untuk langkah selanjutnya kami ikuti sesuai jadwal yang berlaku saja,” imbuh Vikhie.
Pada pengajuan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilu 2024 nanti, KPU Kabupaten Mojokerto menerima 627 orang bacaleg yang tersebar di 15 partai politik untuk lima dapil.
Kemudian, terkait pengajuan TPS Khusus, KPU Kabupaten Mojokerto menerima pengajuan hingga akhir Mei nanti. Pasalnya, masih kata Vikhie, bulan Juni kemungkinan penetapan DPT. Tentunya, bila jumlah DPT sudah final, begitu pun jumlah TPS.
“Masih kami buka kalau pengajuan TPS Khusus. Apalagi masih banyak lembaga yang tertarik. Tapi sampai akhir Mei sepertinya, pokoknya sebelum penetapan DPT, kami masih menerima pengajuan TPS Khusus,” pungkasnya.







