MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Mojokerto Raya tidak hanya diwarnai oleh kandidat dari laki-laki. Sederet Srikandi Mojokerto Raya juga muncul untuk berebut rekomendasi dari Partai Politik (parpol) untuk pencalonan Pilkada 2024.
Para perempuan tersebut berasal dari berbagai latar belakang mulai Kepala Daerah petahana, Mantan Kepala Daerah, Anggota Legislatif tingkat provinsi hingga kader internal parpol.
Nama Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati muncul sebagai srikandi yang mendaftar bakal calon Bupati Mojokerto pada Pilkada November mendatang. Tercatat, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya tersebut mendaftar pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Bergeser ke Pilkada Kota Mojokerto, mantan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terang-terangan mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali). Dukungan parpol parlemen mulai dikumpulkan Ning Ita, sapaan Ika Puspitasari, demi mengantongi rekomendasi parpol. Nasdem, PDI Perjuangan, hingga Partai Amanat Nasional (PAN) disambangi secara bergantian oleh Ning Ita. Bahkan, Golongan Karya (Golkar) turut melangsungkan deklarasi terbuka mengusung Ning Ita pada Pilkada Kota Mojokerto November nanti.
Terbaru, parpol non parlemen juga berusaha dirangkul oleh Ning Ita. Seperti terlihat pada deklarasi parpol non parlemen pada Minggu (19/5/2024) kemarin. Perindo, Hanura, PSI, Partai Gelora Indonesia, Partai Buruh, serta Partai Ummat serta Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) mengerahkan dukungan terbuka pada Ning Ita.
Selain dua sosok tersebut, srikandi lain yang ikut ambil bagian dalam kontestasi Pilkada Kota Mojokerto adalah Rachmawati Peni Sutantri. Kader internal PDI Perjuangan sekaligus anggota legislatif DPRD Jawa Timur tersebut berebut rekomendasi sebagai bacawali Kota Mojokerto lewat PDI Perjuangan. Langkah Peni terlihat saat dirinya menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto pada Minggu (19/5/2024).
Kemunculan srikandi-srikandi tersebut membuat tensi politik menuju Pilkada Mojokerto Raya kian hangat. Sebab, mayoritas figur yang muncul sebagai bakal calon kepala daerah banyak didominasi kaum lelaki. Terlebih, beberapa parpol peraih kursi parlemen belum secara terang-terangan melabuhkan rekomendasi pada sosok tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor : Darmadi Sasongko








