TUBAN, Tugujatim.id — Damkar Tuban mengevakuasi kucing yang terjatuh ke sumur di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Minggu (15/6/2025). Anak kucing tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak bernyawa setelah dari sumur tua sedalam 20 meter.
Meski nyawanya tak terselamatkan, petugas pemadam kebakaran tetap melakukan evakuasi demi alasan keselamatan dan kebersihan lingkungan.
Insiden ini bermula ketika seorang warga bernama Ca’im mendengar suara rintihan lemah dari dalam sumur yang berada di sekitar rumahnya. Curiga, ia mendekat dan melihat seekor anak kucing terperosok jauh ke dasar sumur.
Menyadari dirinya tak mampu menyelamatkan hewan tersebut, Ca’im langsung menghubungi petugas damkar Tuban sekitar pukul 07.42 WIB.
Tak berselang lama, regu siaga dari Posko Mako Damkar Tuban tiba di lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi. Mereka pun segera memulai upaya penyelamatan meski kondisi kucing sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Begitu tiba di lokasi sekitar pukul 07.50 WIB, tim kami langsung turun tangan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata kucing tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Gunadi, saat dikonfirmasi media.
BACA JUGA : Puluhan Ular Ditangkap di Permukiman Warga Tuban
Evakuasi dilakukan menggunakan keranjang yang diikat tali, diturunkan secara perlahan ke dalam sumur. Proses tersebut memakan waktu lebih dari satu jam karena kedalaman sumur mencapai sekitar 20 meter. Sekitar pukul 09.05 WIB, bangkai kucing berhasil diangkat ke permukaan.
Setelah dievakuasi, jasad kucing kecil itu langsung dikuburkan oleh pelapor bersama petugas, sebagai bentuk penghormatan terakhir. Tidak ada dampak materiil yang ditimbulkan dalam kejadian ini, namun perhatian masyarakat sekitar cukup besar karena lokasi sumur berada di area permukiman padat.
“Kami tetap lakukan evakuasi karena bangkai hewan bisa mencemari sumber air jika dibiarkan terlalu lama. Ini juga bagian dari tugas kami dalam menjaga lingkungan dan ketenteraman masyarakat,” tambah Gunadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








