MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sinyal dukungan partai politik (parpol) tidak hanya muncul dari pemegang kursi legislatif hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Februari 2024. Beberapa parpol yang tidak kebagian kursi juga berusaha menampakkan dukungan, salah satunya lewat deklarasi terbuka bersama.
Terlihat, parpol non parlemen Kabupaten Mojokerto seperti Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Garuda, PKN, Perindo, Partai Ummat, serta PSI kompak melakukan deklarasi pada Sabtu (01/06/2024).
Koalisi parpol non parlemen tersebut mengaku sebagai Koalisi Mojokerto Bersatu atau KMB. Walau begitu, deklarasi yang berlangsung di Petilasan Gajah Mada, Lebakjabung, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, tersebut belum secara terang menunjukkan arah dukungan kepada salah satu figur atau bakal pasangan calon.
Baca Juga: Bocoran Pencinta MOBA! Game Honor of Kings Segera Rilis Juni 2024: Intip Informasi dan Cara Unduhnya
Koordinator KMB Kurniawan Eka Nugraha mengatakan, meski belum berhasil meraih kursi parlemen, deretan parpol tersebut kompak menjalin koalisi tanpa alasan. Sebab, konstituen gabungan parpol dipandang cukup meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024.
“Sebelumnya kami bersama beberapa parpol telah melakukan konsolidasi. Dari hasil pertemuan tersebut kami tindak lanjuti dengan deklarasi terbuka. Namun setelah (deklarasi) ini kami juga tidak diam saja, ada langkah lanjutan,” beber Kurniawan, Minggu (02/06/2024).
Langkah yang dimaksud Kurniawan di antaranya menjalin sinergitas dengan dua bakal calon kepala daerah yang sedang running. Visi dan misi di antara dua bakal calon tersebut juga sedang diselaraskan oleh KMB pasca deklarasi.
“Konstituen kami, salah satunya menjadi modal mengapa kami deklarasi terbuka. Selain bekal konstituen, sumber daya partai juga kami gerakkan maksimal demi berperan aktif dalam pilkada nanti,” ujarnya.
Adanya deklarasi ini dipandang menjadi alternatif kepentingan konstituen yang belum tersentuh.
“Karena memilih pemimpin kan perlu melihat kapasitas, kapabilitas juga. Kami yakin peran aktif kami juga bisa sampai ke masyarakat yang belum terakomodasi,” urai Sekretaris KMB Eka Herawati dalam kesempatan terpisah.
Belakangan, baru dua nama bakal calon bupati yang santer maju lagi, yakni Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Mojokerto Mohammad Al Barra. Dari fenomena tersebut, adanya KMB, Eka menambahkan, bisa menjadi sarana pemilih sebelum menentukan pilihan kelak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








