MOJOKERTO, Tugujatim.id – Peran pemadam kebakaran (damkar) tidak hanya siap siaga untuk kepentingan kemanusiaan. Seperti terlihat saat petugas Damkar Mojokerto mengevakuasi seekor kucing liar di Panjer, Tunggal Pager, Pungging. Kucing tersebut terjebak di antara ornamen Masjid Jamik setempat.
Kucing liar ini terlihat kesulitan menuruni ornamen dari bahan Glass-Reinforced Concrete setinggi sekira 8 meter. Warga setempat akhirnya meminta bantuan petugas Damkar Mojokerto agar kucing tersebut dapat diturunkan.
Baca Juga: Saat Mobil Damkar Mojokerto Harus Lewati Gapura HUT RI Warga Demi Padamkan Kobaran Api
Kejadian ini berawal saat Baihaqi Ahmad, santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin yang berlokasi dekat dengan Masjid Jamik setempat melihat kucing liar memanjat hiasan masjid.
Baihaqi melihat kucing liar memanjat ke atas masjid lewat sebelah tempat sampah, lalu menuju lubang dinding atas masjid.
“Kelihatan di pinggir tempat sampah itu, terus naik sampai lubang ornamen. Mau saya ambil eh tambah kabur ke atas,” ujarnya.
Kala itu, Baihaqi sedang bermain dengan temannya di area depan ponpes. Baihaqi lantas membiarkan kucing liar yang dimaksud tetap berada di ornamen atas masjid.
“Saya biarkan, karena tidak tahu harus gimana,” tandasnya.
Namun, adanya kucing liar itu membuat takmir dan warga sekitar terkejut. Salah satu takmir masjid, yakni Widiyati menyadari adanya kucing liar di ornamen atas masjid.
“Kaget, tiba-tiba terdengar suara kucing di atas. Ndak tahu gimana kucingnya bisa turun,” katanya.
Khawatir akan kondisi kucing yang dimaksud, Widiyati lantas meminta bantuan petugas Damkar Mojokerto. Tidak lama kemudian 1 unit mobil damkar dari Pos II BPBD Kabupaten Mojokerto datang ke lokasi disertai beberapa personel.
Petugas Pakai Tangga Khusus Jangkau Lokasi Kucing
Komandan Regu Damkar Akhmad Yani menjelaskan, proses evakuasi berlangsung tanpa hambatan. Saat di lokasi, Yani langsung naik ke ornamen atas masjid sambil memakai tangga khusus, lengkap dengan sarung tangan untuk mengevakuasi kucing. Dalam waktu sekira 15 menit saja, kucing liar ini dapat diamankan.
“Kesulitan datang karena bangunan sangat tinggi, butuh alat khusus. Alhamdulillah sudah aman dievakuasi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








