Tugujatim.id – Diet Ketogenik atau yang lebih dikenal sebagai keto diet semakin populer di kalangan mereka yang ingin menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Diet ini berfokus pada konsumsi tinggi lemak, protein sedang, dan sangat rendah karbohidrat.
Meskipun awalnya dikembangkan untuk mengatasi epilepsi, kini Diet Ketogenik dikenal luas sebagai strategi diet yang efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan energi.
Diet ketogenik bekerja dengan cara mengubah sumber utama energi tubuh dari glukosa menjadi keton, suatu senyawa yang dihasilkan dari pemecahan lemak dalam kondisi rendah karbohidrat. Proses ini dikenal sebagai ketosis. Dalam keadaan ketosis, tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi utama, yang dapat membantu dalam penurunan berat badan.
Manfaat Diet Ketogenik
Dengan mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan konsumsi lemak sehat, tubuh mulai membakar lemak yang tersimpan, yang mengarah pada penurunan berat badan yang lebih cepat dibandingkan diet konvensional. Sehingga efektif menurunkan berat badan.
BACA JUGA: Vianota Coffee and Space Tawarkan Fasilitas Lengkap Cocok untuk Nongkrong Hingga Work From Cafe
Banyak orang yang mengikuti diet keto melaporkan peningkatan energi dan fokus mental. Hal ini dikarenakan keton merupakan sumber energi yang lebih stabil dibandingkan glukosa, sehingga menghindari lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis.
Diet ini dapat membantu penderita diabetes tipe 2 dengan menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Mengurangi Risiko Penyakit JantungDiet ketogenik dapat meningkatkan profil lipid dengan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kadar trigliserida, yang berkontribusi pada kesehatan jantung.
Diet ketogenik awalnya dikembangkan untuk membantu penderita epilepsi, terutama pada anak-anak yang tidak merespons pengobatan konvensional.
BACA JUGA: Lima Rekomendasi Wisata Edukasi di Jember, Silakan Pilih Mau Berbayar Atau Gratis!
Tantangan dan Efek Samping
Meskipun banyak manfaatnya, diet ketogenik juga memiliki beberapa tantangan dan efek samping, terutama pada fase awal adaptasi:
- Keto Flu: Beberapa orang mengalami gejala seperti sakit kepala, lemas, dan mual dalam beberapa hari pertama diet karena tubuh beradaptasi dengan sumber energi baru.
- Pembatasan Makanan: Diet ini mengharuskan pengurangan drastis karbohidrat, sehingga banyak makanan umum seperti roti, pasta, dan nasi harus dihindari.
- Kesulitan Menjaga Konsistensi: Karena pola makan yang cukup ketat, beberapa orang merasa sulit untuk mempertahankan diet ini dalam jangka panjang.
- Potensi Kekurangan Nutrisi: Karena banyak makanan yang dilarang, beberapa orang mungkin kekurangan serat, vitamin, dan mineral tertentu.
Mengapa Diet Ketogenik Layak Dicoba?
Terlepas dari tantangannya, diet ketogenik menawarkan manfaat besar bagi mereka yang ingin mengontrol berat badan dan meningkatkan kesehatan metabolik. Bagi banyak orang, hasil yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan kesulitan yang harus dihadapi selama adaptasi awal.
BACA JUGA: Kawah Gunung Kelud, Keindahan dan Petualangan di Wisata Alam Kediri
Seorang pengguna X/Twitter yang juga seorang pengikut diet ketogenik @MelonieMac, membagikan pengalamannya, “Ya, saya memang bekerja keras di gym, tapi sungguh, sebagian besar dari kemajuan saya adalah berkat diet ketovore (hibrida diet keto dan karnivora). 95% dari makanan saya adalah daging, telur, dan keju, 5% lainnya adalah saus rendah karbohidrat bebas gula seperti saus BBQ/saus tomat. PROTEIN!”
Terlepas dari tantangannya, diet ketogenik menawarkan manfaat besar bagi mereka yang ingin mengontrol berat badan dan meningkatkan kesehatan metabolik. Bagi banyak orang, hasil yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan kesulitan yang harus dihadapi selama adaptasi awal.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, diet ketogenik layak untuk dicoba, terutama bagi mereka yang ingin memperbaiki gaya hidup dan pola makan mereka. Sebelum memulai, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk memastikan diet ini cocok dengan kondisi kesehatan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Muhammad In’am Chairuzzidan Anwar/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko