JEMBER, Tugujatim.id – Dinkes Jember siapkan strategi untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi para pelajar. Hal itu dibahas dalam pertemuan koordinasi dengan melibatkan seluruh pimpinan pusat kesehatan masyarakat wilayah pada Rabu, 16 Juli 2025.
Pertemuan yang berlangsung di Hotel Aston tersebut dihadiri lima puluh kepala Puskesmas beserta tim mereka. Acara koordinasi ini juga mendapat dukungan dari anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat.
Fokus utama diskusi adalah penyusunan rencana strategis untuk menghadirkan layanan pemeriksaan medis tanpa biaya bagi siswa-siswi di seluruh tingkat pendidikan.
Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember, Helmi Luqman, agenda utama koordinasi mencakup pengaturan fasilitas, ketersediaan obat, dan penempatan tenaga medis yang akan bertugas dalam program layanan kesehatan gratis ini.
Program ini dirancang dengan pendekatan lintas instansi, melibatkan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta berbagai lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas, baik negeri maupun swasta.
“Kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, namun tahap awal akan diprioritaskan untuk siswa yang berada di bawah pembinaan Dinas Pendidikan,” jelas Helmi pada Rabu (16/7/2025).
BACA JUGA: Pajak Daerah, Wakil Ketua TP3D Jember Dima Akhyar: Kunci Naikkan Taraf Hidup Warga
Inisiatif ini merupakan bagian dari visi Bupati Jember untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan preventif. Program bertujuan memantau kondisi kesehatan warga sejak usia muda, mengubah paradigma dari pengobatan menjadi pencegahan.
Setelah fase pelajar selesai, program akan diperluas mencakup kelompok usia produktif dan senior, melengkapi layanan kesehatan gratis yang sebelumnya telah diberikan untuk bayi dan balita.
Untuk memperluas jangkauan, Dinkes akan mengaktifkan peran kader kesehatan desa, khususnya untuk menjangkau anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan formal karena kendala kesehatan.
“Kader berperan sebagai perpanjangan tangan kami di tingkat grassroot untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan anak-anak di wilayah masing-masing,” tutup Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








