• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Massa menggerebek Rumah Pergerakan dan Kebangsaan, Sidoarjo. Foto: Andri for Tugu Jatim

Massa menggerebek Rumah Pergerakan dan Kebangsaan, Sidoarjo. Foto: Andri for Tugu Jatim

Diskusi Kemerdekaan oleh JIAD dan GUSDURian Surabaya Digerebek Massa

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Tempat yang seharusnya menjadi lokasi perayaan Agustusan sekaligus diskusi dengan tajuk “Berharap Ada Kemerdekaan” yang digelar oleh komunitas Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) dan GUSDURian Surabaya, mendadak batal karena mendapat penolakan dari sejumlah massa.

Lokasi tersebut tepatnya berada di Rumah Pergerakan dan Kebangsaan Delta Mandala II, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Diskusi “Berharap Ada Kemerdekaan” merupakan kegiatan yang digelar oleh JIAD dan GUSDURian Surabaya dengan mengundang kawan Disabilitas dan GAYa Nusantara.

Koordinator JIAD, Aan Anshori menuturkan bahwa penggerebekan terjadi pada Sabtu (19/8/2023), sekitar pukul 08.30 WIB. Terlihat sejumlah massa yang berasal dari pihak RT, RW, kelurahan, serta jajaran kepolisian juga TNI mulai mendatangi lokasi.

“Acaranya malam, massa itu langsung menemui FT selaku pemilik rumah. Mereka bilang kalau keberatan ada diskusi yang mengundang aktivis gay sebaga narsum. Mereka memaksa untuk membatalkan acara nanti malam dan menuding kalau acara itu nggak ada izin,” katanya, pada Minggu (20/8/2023).

Menurutnya, rumah tersebut sudah ditinggali dan menjadi lokasi diskusi dengan topik kebhinnekaan dan kebangsaan selama beberapa tahun belakangan tidak pernah mendapat masalah.

“Yang mengagetkan, mereka juga mengusir CT, saudara laki-laki FT dari rumah tersebut, dengan alasan tidak memiliki izin menginap. Mereka memaksa CT untuk segera meninggalkan rumah,” ungkapnya. Diketahui, CT merupakan karyawan sekaligus saudara dari FT yang selama ini menepati rumah tersebut.

Lebih lanjut, pria asal Jombang tersebut mengatakan bahwa FT dipaksa untuk mencopot baliho sekretariat yang berada di dinding rumah. “Dari FT sebenernya sudah berusaha menjelaskan tentang acara itu. Dan dia keberatan dengan tuntutan, desakan juga tekanan massa. Dia nggak diberi pilihan jadi terpaksa menuruti,” jelasnya.

Aan mengecam keras aksi itu karena dinilai merupakan tindakan intoleransi serta mengancam implementasi kemerdekaan, berkumpul, dan berserikat.

“Saat ini kami terus berkonsolidasi untuk memastikan keberlanjutan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-78. Untuk acara nanti malam, dengan sungguh menyesal kami tunda terlebih dahulu,” ucapnya.

Dewan Pengawas Yayasan Sehati-Roemah Bhinneka, Pendeta Andri Purnawan menyatakan keberatan atas tindakan tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim investigasi dan melakukan advokasi.

“Apalagi dengan massa yang konon mencapai puluhan, pasti butuh koordinasi berbagai pihak. Jika yang digerebek adalah sekretariat Roemah Bhinneka karena selama bertahun-tahun rumah ini digunakan RB, maka harus dibentuk tim investigasi dan advokasi,” ucapnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita sidoarjoberita sidoarjo hari inidiskusi kemerdekaanJIADSidoarjo
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
Gagal Maju Pemilu, 49 Bacaleg di Kota Pasuruan Namanya Dihapus Dari DCS

Gagal Maju Pemilu, 49 Bacaleg di Kota Pasuruan Namanya Dihapus Dari DCS

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID