TUBAN, Tugujatim.id – Air sumur milik Subandi, warga Desa Kenanti, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak berubah warna menjadi merah. Hal itu membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban menerjunkan tim untuk mengecek dan mencari penyebabnya.
Kepala DLHP Kabupaten Tuban, Bambang Irawan membenarkan terkait timnya yang terjun ke lokasi sumur. Dari hasil dugaan sementara, kemungkinan ada orang dengan sengaja memasukan pewarna atau bahan kimia ke dalam sumur sehingga mengakibatkan air berubah warna.
“Ini baru dugaan. Mungkin ada seseorang yang masukan pewarna atau juga zat kimia di sumur dan membuat berubah warna jadi merah,” kata Bambang.

Bambang juga berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada pemilik sumur. “Karena di lingkungan sekitar situ tidak ada kegiatan apa-apa,” jelasnya.
Sebelumnya, sumur milik Subandi berubah warna sejak lima hari terakhir. Padahal selama 10 tahun sumur ada, air di sumur itu selalu jernih. Subandi kerap menggunakan air sumur itu untuk minum hewan ternaknya.
“Baru lima hari ini. Kalau dulu ini buat minum mandi keluarga saya. Tapi saya buat lagi yang berdekatan dengan rumah. Karena yang ini (sumur air merah) kejauhan,” terang Subandi.








