MALANG, Tugujatim.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM menggelar workshop pelatihan di SMK PGRI Singosari, Kabupaten Malang. Acara bersama LPPM UM ini mengangkat tajuk “Implementasi Pembelajaran dan Asesmen Pembelajaran” untuk para guru pada 11-13 Juli 2024 dan diikuti oleh 40 guru dari berbagai bidang ilmu.
Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen-dosen UM tidak hanya peran dalam pengajaran dan penelitian, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat. Workshop ini merupakan bagian dari upaya tersebut dengan tujuan untuk membantu guru-guru memahami dan menerapkan prinsip pembelajaran berdiferensiasi yang lebih efektif.
Dosen dari Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Sekretaris LPPM UM Dr Hary Siswanto MT menjelaskan, pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran efektif yang diberikan kepada siswa dalam kelas yang beragam. Tujuannya agar siswa mendapatkan isi materi dan memprosesnya sehingga hasil yang didapat beragam tersebut dapat meningkat secara merata.
“Bahwasanya di dalam prinsip pembelajaran ini guru itu perlu memahami model pembelajaran seperti apa, pendekatan pembelajaran seperti apa, metode pembelajaran itu seperti apa yang efektif. Termasuk medianya, perangkat, serta proses pembelajarannya itu seperti apa yang lebih efektif. Ini penting agar setiap siswa dapat memahami materi secara maksimal dan hasil belajarnya merata,” ungkap Hary Siswanto kepada tugujatim.id, Jumat (12/07/2024).
Selain itu, para peserta juga mendapatkan penjelasan tentang asesmen pasca-pembelajaran yang mengacu pada Permen 104 Tahun 2024. Asesmen ini mencakup penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang merupakan bagian integral dari proses pembelajaran.
Kepala Sekolah SMK PGRI Singosari Ardianto SST menyambut baik pelatihan ini. Dia mengungkapkan rasa syukurnya karena dosen dari Universitas Negeri Malang hadir dan memberikan bantuan ilmu untuk meningkatkan kapasitas para guru.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran dosen-dosen dari UM yang telah membantu meningkatkan kapasitas para guru kami. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memahami perbedaan dalam kemampuan siswa dan bagaimana menerapkannya dalam pembelajaran,” ungkap Ardianto.
Dia mengatakan, selama ini guru itu ada perbedaan dalam penangkapan mengenai diferensiasi, utamanya membedakan kemampuan siswa yang (kepintarannnya) tinggi, sedang, hingga bawah.
“Nah dengan adanya kegiatan ini akan membantu guru-guru dalam memberikan materi pembelajaran ke siswa dengan tepat,” tambahnya.
Ardianto berharap bahwa setelah mengikuti workshop ini, proses pembelajaran di SMK PGRI Singosari akan menjadi lebih menyenangkan dan efektif.

Sementara itu, guru Bahasa Indonesia SMK PGRI Singosari Joko Muji Santoso SPd mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelatihan ini.
“Awalnya kami kesulitan memahami materi tentang diferensiasi, tetapi setelah mengikuti workshop ini, kami mulai mengerti dan merasa lebih siap untuk menerapkan ilmu tersebut dalam pembelajaran,” ungkapnya.
Sedangkan guru otomotif Novita Dwi Anggraeni SPd juga mengungkapkan bahwa dalam perancangan dan penerapan asesmen yang efektif sebelum mengikuti workshop, dirinya merasa ragu karena banyaknya perubahan kurikulum. Ditambah dengan beragam perpindahan bahasa dan perangkat lainnya.
“Sebelumnya saya merasa ragu tentang penerapan asesmen yang efektif karena adanya istilah baru dan perubahan kurikulum. Namun, workshop ini memberikan wawasan yang jelas tentang cara melakukan asesmen dan evaluasi,” ungkap Novita.
Ketua panitia workshop Mardani SPd pun mengapresiasi kesuksesan acara ini.
“Semua aspek pelatihan, mulai dari tempat hingga perangkat teknis, berjalan dengan baik. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan di masa depan untuk menambah wawasan para guru dan berdampak positif bagi siswa dan sekolah,” ujarnya.
Workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk pengembangan lebih lanjut dalam pendidikan di SMK PGRI Singosari serta memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Yona Arianto
Editor: Dwi Lindawati








