• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto memperingatkan pemkab terkait KUA-PPAS 2026 yang belum diserahkan. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

DPRD Jember Kritik Kinerja Pemkab Dinilai Lamban, KUA-PPAS 2026 Belum Diserahkan

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember melayangkan kritik pedas terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam menyampaikan dokumen perencanaan anggaran.

Pasalnya, sudah memasuki pertengahan September 2025, namun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) beserta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk periode 2026 masih belum tiba di meja legislatif.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan wakil rakyat yang menganggap kelambanan tersebut dapat mengganggu ritme penyusunan anggaran daerah. Terlebih lagi, ancaman pemotongan dana dari pusat diperkirakan akan menyentuh angka fantastis hingga seperempat dari total belanja daerah.

Baca Juga: Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen SK LP2B Ganda Memanas, DPRD Jember Ancam Ambil Jalur Hukum

Widarto, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jember, menyuarakan keprihatinan mendalam atas lambatnya proses administrasi ini. Menurut dia, penundaan yang berkepanjangan akan menggerus waktu vital untuk diskusi komprehensif mengenai alokasi anggaran.

“Ketika penyerahan dokumen semakin mundur, otomatis durasi pembahasan kami menjadi terbatas. Sementara tahun mendatang, pemerintah pusat dikabarkan akan melakukan penghematan yang bisa mengurangi sekitar 25 persen alokasi APBD Jember,” terang Widarto pda Kamis (11/09/2025).

Politikus dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa nilai pengurangan tersebut diprediksi mencapai Rp650 miliar, suatu nominal yang sangat berarti bagi kondisi keuangan daerah di wilayah Jember.

Menghadapi tekanan anggaran yang semakin ketat, Widarto mendesak pihak eksekutif untuk segera melakukan kalkulasi mendalam terhadap kemungkinan berkurangnya bantuan finansial dari pemerintahan pusat.

DPRD Jember Harap Pemkab Perbaiki Kinerja

Apabila proyeksi menunjukkan penurunan yang tidak terlalu drastis dibandingkan tahun lalu, maka pemerintah kabupaten perlu mempersiapkan strategi alternatif melalui maksimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Akan tetapi, kami tekankan bahwa upaya meningkatkan PAD tidak boleh sampai menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Eksplorasi sumber pendapatan lokal harus dilakukan dengan cara yang berkeadilan dan pro-rakyat,” jelasnya.

Berdasarkan regulasi yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2019 yang mengatur tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, seharusnya bupati sudah menyerahkan draft KUA-PPAS selambat-lambatnya pada minggu kedua Juli.

Tahapan selanjutnya mengharuskan dokumen tersebut melewati fase diskusi bersama dengan DPRD dan memperoleh pengesahan melalui penandatanganan kesepakatan paling telat di minggu kedua Agustus. Sayangnya, hingga pertengahan September berlalu, dokumen krusial itu masih belum sampai ke tangan legislatif.

Widarto berharap agar pemerintah kabupaten dapat segera memperbaiki performa kerja serta meningkatkan koordinasi antar-instansi supaya penyusunan APBD 2026 dapat berlangsung sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan.

“Kami tidak menginginkan pengulangan kelalaian semacam ini sampai mengganggu agenda pembangunan dan berimbas negatif pada kualitas pelayanan masyarakat,” tutupnya dengan tegas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniKUA-PPAS 2026 di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Kakek di Poncokusumo.

Cerita ke Ibu, Anak Usia 8 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan Kakek di Poncokusumo Malang  

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID