MALANG, Tugujatim.id – Perakitan bailey menjadi salah satu cara sementara akses jalan di Jembatan Sonokembang, Pandanwangi, Kota Malang, Jatim, yang ambrol diterjang aliran sungai pada 10 Oktober 2025. Karena itu, DPRD Kota Malang terus mengawal kepastian akses jalannya.
Komisi C DPRD Kota Malang meninjau langsung proses pemasangan jembatan rakitan konstruksi baja itu pada Rabu sore (12/11/2025). Petugas juga mengerahkan alat berat untuk mempermudah merakit jembatan bailey.
Baca Juga: Jembatan Sonokembang Ambrol, Komisi C DPRD Kota Malang Minta Segera Perbaikan
“Jembatan bailey ini sangat penting untuk konektivitas sementara di Pandanwangi,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Malang M. Anas Mutaqqin.
Dia mengatakan, musibah Jembatan Sonokembang ambrol itu memang sulit diperbaiki melalui APBD. Karena itu, dia mengatakan, pemasangan jembatan bailey sebagai alternatif sementara sembari menanti proses penganggaran APBD 2026.
“Kami di DPRD akan mendukung penuh proses penganggaran 2026 agar jembatan bisa dibangun kembali,” ujarnya.
DPRD Dorong Pemkot Malang Percepat Lelang
Dia juga mendorong Pemkot Malang untuk mempercepat lelang agar pembangunan jembatan ini bisa segera dilaksanakan di awal 2026. Dengan demikian, dia mengatakan, proses pembangunan bisa selesai lebih cepat.
“Sehingga sebelum Hari Raya Idulfitri bisa segera terbangun jembatannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUPR-PKP Kota Malang Dandung Djulharjanto menyampaikan, proses pemasangan jembatan bailey mencapai 70 persen. Rencananya, 20 November 2025 sudah bisa dibuka untuk umum.
“Kami prioritaskan untuk pejalan kaki dan motor dulu. Paling tidak biar bisa bersimpangan,” ucapnya.
Dandung memastikan konstruksi jembatan bailey ini aman dilintasi pejalan kaki dan kendaraan motor. Selama perakitan, dia meminta maaf kepada masyarakat karena akses jalannya harus ditutup total. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








