PASURUAN, Tugujatim.id – Kecelakaan perahu terbalik dialami nelayan Pasuruan. Perahu berpenumpang 7 orang nelayan terbalik paska diterjang ombak besar di perairan Ketingan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo pada Minggu (28/9) malam.
Dua nelayan tewas dalam peristiwa tersebut sementara 5 lainnya selamat.
Proses evakuasi korban dilakukan pada Senin (29/9) pagi. Petugas Polairud dan nelayan setempat mendorong perahu korban hingga ke bibir pantai di Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, untuk mengevakuasi jenazah. Kedua korban yang meninggal merupakan Suya dan Khamimah, asal Kelurahan Tapa’an, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan, untuk diautopsi sebelum dipulangkan ke keluarga.
Menurut kesaksian Idris, salah satu nelayan yang selamat, rombongan nelayan berangkat pada Sabtu (27/9) malam dari Pelabuhan Pasuruan menuju perairan Juanda, Sidoarjo, untuk mencari kerang tiram. Setelah semalaman mencari kerang tiram, mereka pun pulang pada Minggu (28/9) sore.
Akan tetapi, sekitar pukul 18.00 WIB, ketika melintasi perairan Ketingan, Sidoarjo, angin kencang disertai ombak besar menerjang perahu hingga terbalik. Seluruh nelayan terlempar ke tengah laut.
“Tiba-tiba diterjang ombak, air masuk kemudian perahu langsung terbalik. Kami semua terlempar ke tengah laut,” ujar Idris pada Senin (29/8).
Lima orang nelayan berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang berada di sekitar TKP. Sementara dua korban ditemukan sudah tewas setelah sebelumnya sempat hilang.
Pihak kepolisian memastikan kedua korban ditemukan oleh nelayan lain yang berada tidak jauh dari TKP kapal terbalik.
“Kronologinya perahu diterjang ombak besar hingga terbalik. Lima orang selamat, sementara dua orang lain meninggal dunia. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkap Aipda Laswanto, anggota Polairud Pasuruan.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kota Pasuruan, upaya evakuasi dan pencarian korban melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan, Polairud, TNI AL, PSC, Tagana, potensi SAR, hingga warga setempat.
Dua ambulans diterjunkan untuk mengevakuasi korban. Setelah proses autopsi, jenazah Suya dan Khamimah, dipulangkan ke keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum.
Sementara itu, lima korban selamat, di antaranya bernama Idris, Sapi’i, Saparih, Sunarsih, dan Mulya Ulfa. Kondisi mereka dikabarkan stabil meski sebelumnya sempat mengalami syok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








