Tugujatim.id – Tren minuman unik terus bermunculan. Salah satunya yang sedang naik daun adalah soda susu. Apa efek soda susu untuk kesehatan?
Minuman ini merupakan gabungan dari soda berkarbonasi dan susu cair yang menghasilkan rasa manis, creamy, sekaligus menyegarkan. Popularitasnya meledak di media sosial dengan berbagai kreasi resep hingga kemasan menarik yang membuatnya tampak menggoda.
Baca Juga: Soda Susu untuk Diet, Apakah Bisa Membantu Turunkan Berat Badan?
Tapi di balik tampilannya yang menarik, muncul pertanyaan yang cukup penting: apa sebenarnya efek soda susu untuk kesehatan dan apakah aman untuk dikonsumsi setiap hari?
Kombinasi yang Tak Biasa: Soda dan Susu
Soda dan susu adalah dua bahan dengan karakteristik yang sangat berbeda. Soda memiliki sifat asam dan mengandung karbonasi—gelembung gas karbon dioksida—yang memberikan sensasi segar saat diminum. Di sisi lain, susu adalah cairan yang lebih lembut, kaya lemak, protein, dan berbagai nutrisi penting.
Ketika keduanya dicampurkan, reaksi kimia dapat terjadi, seperti munculnya buih atau endapan, tergantung pada jenis soda dan susu yang digunakan. Walau tidak berbahaya secara langsung, bagi sebagian orang, campuran ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap laktosa atau asam lambung.
Tingginya Kandungan Gula dan Kalori
Salah satu aspek penting dalam membahas efek soda susu untuk kesehatan adalah kandungan gizinya. Dalam satu gelas soda susu ukuran sedang (sekitar 300 ml), kalori yang terkandung bisa mencapai lebih dari 250 kalori, tergantung bahan tambahannya. Banyak varian soda susu juga ditambahkan sirup manis, krimer, atau topping seperti boba dan jelly yang menambah kandungan gula secara signifikan.
Konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolisme lainnya. Tak hanya itu, kadar gula tinggi juga berdampak pada kesehatan gigi, karena bisa mempercepat proses pembentukan plak dan gigi berlubang.
Soda dan Dampaknya terhadap Tulang
Soda sering mengandung asam fosfat, yang dalam konsumsi tinggi bisa mengganggu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Hal ini tentu bertolak belakang dengan manfaat susu yang kaya akan kalsium. Akibatnya, potensi kebaikan susu bisa tidak maksimal bila dicampur dengan soda secara terus-menerus. Jika dikonsumsi terlalu sering, ini bisa berisiko mengganggu kepadatan tulang dalam jangka panjang, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan makanan bergizi lainnya.
Risiko untuk Sistem Pencernaan
Bagi sebagian orang, mengonsumsi soda susu bisa memicu ketidaknyamanan di saluran pencernaan. Karbonasi dari soda dapat menyebabkan penumpukan gas di dalam perut, sementara susu bisa memperlambat proses pencernaan. Kombinasi ini dapat menyebabkan perut terasa penuh, kembung, atau bahkan diare, terutama bagi orang dengan intoleransi laktosa atau sistem pencernaan yang sensitif.
Boleh Saja, tapi Jangan Setiap Hari
Meskipun ada beberapa potensi risiko, bukan berarti soda susu sama sekali tidak boleh dikonsumsi. Dalam jumlah yang wajar dan tidak terlalu sering, minuman ini masih bisa dinikmati. Sesekali meminumnya sebagai pelepas dahaga atau hiburan rasa tentu tidak jadi masalah, apalagi jika Anda menggunakan soda tanpa gula dan susu rendah lemak untuk versi yang lebih ringan.
Namun, menjadikan soda susu sebagai minuman harian tentu bukan pilihan bijak. Tubuh manusia memerlukan asupan makanan dan minuman yang seimbang. Terlalu banyak konsumsi minuman manis justru membuat tubuh terbiasa terhadap rasa manis buatan, yang dapat mengganggu keseimbangan rasa alami dan memicu keinginan untuk terus mengonsumsi makanan tinggi gula.
Baca Juga: Soda Susu vs Minuman Energi, Mana yang Lebih Baik?
Soda susu memang menarik dari segi tampilan dan rasa. Kombinasi segar dan manis yang ditawarkan membuat minuman ini disukai berbagai kalangan, terutama generasi muda. Namun, penting untuk memahami bahwa efek soda susu untuk kesehatan tidak bisa dianggap sepele.
Kandungan gulanya tinggi, kalorinya cukup besar, dan reaksi dalam sistem pencernaan bisa menimbulkan ketidaknyamanan jika dikonsumsi terlalu sering. Jika ingin menikmati soda susu, sebaiknya dilakukan secara bijak: cukup sesekali, tidak berlebihan, dan tidak dijadikan kebiasaan harian.
Ingat, tubuh yang sehat membutuhkan keseimbangan—dan itu termasuk memilih minuman yang memberi manfaat, bukan sekadar rasa enak. Jadi, apakah soda susu aman dikonsumsi setiap hari? Jawabannya: lebih baik tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang
Editor: Dwi Lindawati








