• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Efek soda susu untuk kesehatan.

Ilustrasi soda susu yang viral dan menyegarkan. (Foto: Pinterest/Cynthia Lepage)

Efek Soda Susu untuk Kesehatan, Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tren minuman unik terus bermunculan. Salah satunya yang sedang naik daun adalah soda susu. Apa efek soda susu untuk kesehatan?

Minuman ini merupakan gabungan dari soda berkarbonasi dan susu cair yang menghasilkan rasa manis, creamy, sekaligus menyegarkan. Popularitasnya meledak di media sosial dengan berbagai kreasi resep hingga kemasan menarik yang membuatnya tampak menggoda.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Baca Juga: Soda Susu untuk Diet, Apakah Bisa Membantu Turunkan Berat Badan?

Tapi di balik tampilannya yang menarik, muncul pertanyaan yang cukup penting: apa sebenarnya efek soda susu untuk kesehatan dan apakah aman untuk dikonsumsi setiap hari?

Kombinasi yang Tak Biasa: Soda dan Susu

Soda dan susu adalah dua bahan dengan karakteristik yang sangat berbeda. Soda memiliki sifat asam dan mengandung karbonasi—gelembung gas karbon dioksida—yang memberikan sensasi segar saat diminum. Di sisi lain, susu adalah cairan yang lebih lembut, kaya lemak, protein, dan berbagai nutrisi penting.

Ketika keduanya dicampurkan, reaksi kimia dapat terjadi, seperti munculnya buih atau endapan, tergantung pada jenis soda dan susu yang digunakan. Walau tidak berbahaya secara langsung, bagi sebagian orang, campuran ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap laktosa atau asam lambung.

Tingginya Kandungan Gula dan Kalori

Salah satu aspek penting dalam membahas efek soda susu untuk kesehatan adalah kandungan gizinya. Dalam satu gelas soda susu ukuran sedang (sekitar 300 ml), kalori yang terkandung bisa mencapai lebih dari 250 kalori, tergantung bahan tambahannya. Banyak varian soda susu juga ditambahkan sirup manis, krimer, atau topping seperti boba dan jelly yang menambah kandungan gula secara signifikan.

Konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolisme lainnya. Tak hanya itu, kadar gula tinggi juga berdampak pada kesehatan gigi, karena bisa mempercepat proses pembentukan plak dan gigi berlubang.

Soda dan Dampaknya terhadap Tulang

Soda sering mengandung asam fosfat, yang dalam konsumsi tinggi bisa mengganggu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Hal ini tentu bertolak belakang dengan manfaat susu yang kaya akan kalsium. Akibatnya, potensi kebaikan susu bisa tidak maksimal bila dicampur dengan soda secara terus-menerus. Jika dikonsumsi terlalu sering, ini bisa berisiko mengganggu kepadatan tulang dalam jangka panjang, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan makanan bergizi lainnya.

Risiko untuk Sistem Pencernaan

Bagi sebagian orang, mengonsumsi soda susu bisa memicu ketidaknyamanan di saluran pencernaan. Karbonasi dari soda dapat menyebabkan penumpukan gas di dalam perut, sementara susu bisa memperlambat proses pencernaan. Kombinasi ini dapat menyebabkan perut terasa penuh, kembung, atau bahkan diare, terutama bagi orang dengan intoleransi laktosa atau sistem pencernaan yang sensitif.

Boleh Saja, tapi Jangan Setiap Hari

Meskipun ada beberapa potensi risiko, bukan berarti soda susu sama sekali tidak boleh dikonsumsi. Dalam jumlah yang wajar dan tidak terlalu sering, minuman ini masih bisa dinikmati. Sesekali meminumnya sebagai pelepas dahaga atau hiburan rasa tentu tidak jadi masalah, apalagi jika Anda menggunakan soda tanpa gula dan susu rendah lemak untuk versi yang lebih ringan.

Namun, menjadikan soda susu sebagai minuman harian tentu bukan pilihan bijak. Tubuh manusia memerlukan asupan makanan dan minuman yang seimbang. Terlalu banyak konsumsi minuman manis justru membuat tubuh terbiasa terhadap rasa manis buatan, yang dapat mengganggu keseimbangan rasa alami dan memicu keinginan untuk terus mengonsumsi makanan tinggi gula.

Baca Juga: Soda Susu vs Minuman Energi, Mana yang Lebih Baik?

Soda susu memang menarik dari segi tampilan dan rasa. Kombinasi segar dan manis yang ditawarkan membuat minuman ini disukai berbagai kalangan, terutama generasi muda. Namun, penting untuk memahami bahwa efek soda susu untuk kesehatan tidak bisa dianggap sepele.

Kandungan gulanya tinggi, kalorinya cukup besar, dan reaksi dalam sistem pencernaan bisa menimbulkan ketidaknyamanan jika dikonsumsi terlalu sering. Jika ingin menikmati soda susu, sebaiknya dilakukan secara bijak: cukup sesekali, tidak berlebihan, dan tidak dijadikan kebiasaan harian.

Ingat, tubuh yang sehat membutuhkan keseimbangan—dan itu termasuk memilih minuman yang memberi manfaat, bukan sekadar rasa enak. Jadi, apakah soda susu aman dikonsumsi setiap hari? Jawabannya: lebih baik tidak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Diet soda susuKandungan dalam soda susuManfaat soda susu vs minuman energiSoda susu penambah energiTips membuat soda susu untuk kulit
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
Beasiswa.

7 Beasiswa April 2025 untuk Pelajar SMA, SMK, Gap Year, dan Mahasiswa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID