• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ekspedisi Sungai Nusantara edisi Kali Porong yang dilakukan Ecoton, River Warrior Indonesia, Brigade Evakuasi Popok, dan komunitas lingkungan lainnya. (Foto: Ecoton/Tugu Jatim)

Ekspedisi Sungai Nusantara edisi Kali Porong yang dilakukan Ecoton, River Warrior Indonesia, Brigade Evakuasi Popok, dan komunitas lingkungan lainnya. (Foto: Ecoton)

Ekspedisi Sungai Nusantara: Kali Porong Sidoarjo Jadi Tempat Penampungan Limbah “Toxic Waste”

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kegiatan Ekspedisi Sungai Nusantara edisi Kali Porong Sidoarjo yang dilakukan River Warrior Indonesia menemukan beberapa fakta mengejutkan. Mulai dari banyaknya buangan limbah beracun, “toxic waste“, atau bahan berbahaya beracun (B3), hingga di bantaran Kali Porong didirikan bangunan permanen.

Limbah beracun itu bersumber dari bahan-bahan sisa kegiatan rumah tangga, proses produksi dalam industri, pertambangan, dan lain-lainnya. Contohnya seperti limbah bekas pengharum ruangan, pemutih, detergen baju, detergen kamar mandi, pembersih lantai, lem, batu baterai, dan sejenisnya.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Sementara itu, pengacara Lingkungan Hukum sekaligus Koordinator Brigade Evakuasi Popok Azis SH merupakan alumnus Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menemukan pula buangan limbah cair dari pabrik kertas daur ulang yang mengandung logam berat timbal (Pb) di Kali Porong.

“Ada juga pemanfaatan bantaran Kali Porong menjadi bangunan permanen. Bantaran Kali Porong dijadikan sebagai tempat sampah dan pembakaran sampah plastik yang berpotensi menimbulkan kontaminasi dioksin,” terangnya, Rabu (07/07/2021).

Ekspedisi Sungai Nusantara mendapati banyak sampah di Kali Porong. (Foto: Ecoton/Tugu Jatim)
Ekspedisi Sungai Nusantara mendapati banyak sampah di Kali Porong. (Foto: Ecoton)

Sebagai bagian dari Sungai Brantas, Azis mengatakan, Kali Porong merupakan sungai strategis nasional di bawah kewenangan pemerintahan. Namun, saat menyusuri Kali Porong dan menjalankan agenda Ekspedisi Sungai Nusantara, ada temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa lemahnya monitoring pemanfaatan bantaran sehingga akan menimbulkan kerusakan ekosistem Kali Porong.

“Tidak ada koordinasi dalam pengendalian pencemaran Kali Porong oleh pemerintah yang wilayahnya dilewati Kali Porong. Pemerintah lalai dalam pengelolaan aset negara berupa bantaran Kali Porong sehingga dijadikan tempat buang limbah B3, bangunan permanen, dan tempat buang sampah,” tegasnya.

Di sisi lain, Azis menegaskan, adanya semacam pembiaran potensi kerusakan yang bisa menimbulkan degradasi lingkungan di kawasan Kali Porong.

“Kami akan mengirimkan surat notifikasi atau surat somasi kepada pemerintah terkait yang lalai mengelola aset bantaran Kali Porong dan minim upaya pengendalian pencemaran oleh pabrik kertas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Azis juga akan menyatakan segera mengirimkan surat protes kepada pemerintah agar menyediakan sarana pengolahan sampah untuk warga desa yang ada di sepanjang Kali Porong.

Tags: EcotonEkspedisi Sungai NusantaraKali PorongKali Porong Sidoarjolimbah B3Limbah berbahaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Air kelapa, salah satu jenis minuman yang baik untuk mengatasi dehidrasi dan mengembalikan cairan tubuh yang hilang. (Foto: Pixabay)

5 Makanan dan Minuman untuk Mengatasi Dehidrasi, Apa Saja?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID