• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dr M Atoillah Isfandari dr MKes selaku Pakar Epidemiologi Unair Surabaya. (Foto: Dokumen) ppkm darurat

Dr M Atoillah Isfandari dr MKes selaku Pakar Epidemiologi Unair Surabaya. (Foto: Dokumen)

Epidemiolog Unair: PPKM Darurat hanya Sebatas Upaya Pemerintah Pertahankan Ekuilibrium Kesehatan dan Ekonomi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang mulai diberlakukan sejak 3 hingga 20 Juli 2021 di wilayah Jawa dan Bali masih menuai banyak perhatian masyarakat. Banyak kebijakan pemerintah soal PPKM Darurat yang belum menyentuh substansi untuk mengatasi persoalan pandemi Covid-19.

Lebih jauh, Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr dr M Atoillah Isfandiari MKes menegaskan bahwa PPKM Darurat yang sedang diterapkan pemerintah hanya upaya untuk mempertahankan titik ekuilibrium atau titik keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

You might also like

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM
Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

15/06/2026 9:40 AM

“Syaratnya, harus ketat. Artinya, idealnya karantina wilayah. Sehingga karenanya maka PPKM saja ‘tidak efektif’. Ini menurut saya, hanya upaya pemerintah untuk mempertahankan titik ekuilibrium antara kesehatan dan ekonomi,” terangnya, Jumat (09/07/2021).

Di sisi lain, Dr Atoillah juga menyebut bahwa bila PPKM Darurat perlu upaya pengetatat yang ideal. Seperti karantina wilayah, karena menurutnya bila PPKM saja masih dinilai belum efektif dalam menangani persoalan pandemi Covid-19.

Terlebih, banyak upaya pembatasan mobilitas dalam PPKM yang masih belum ketat, sehingga titik pertemuan antara ekonomi dan kesehatan belum terjadi. Lantas, tegas Dr Atoillah, penyebaran Covid-19 masih berlanjut.

“Tetapi dalam PPKM atau PSBB dan upaya upaya pembatasan mobilitas sebelumnya yang juga tidak ketat, titik ekuilibrium ini tidak pernah terjadi, artinya, penyebaran penyakit masih terus terjadi,” bebernya.

Selain melanjutkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebelumnya, jelas Dr Atoillah, saat ini ‘concern’ pemerintah juga pada adanya pola penyebaran Covid-19 yang baru, diakibatkan munculnya varian delta yang 4-8 kali lebih cepat menular.

“Sehingga, satu-satunya cara menekan penyebaran Covid-19 yang notabene menular ‘human to human’ atau dari manusia ke manusia, maka adalah dengan menekan pergerakan dan interaksi sosial. Sehingga dalam hal ini salah satunya adalah PPKM,” jelasnya.

Apalagi masa pemberlakuan PPKM Darurat hanya 20 hari, jelas Dr Atoillah, berbeda dengan pendapat Epidemiolog yang setidaknya perlu waktu dua kali masa inkubasi pada karantina. Sehingga, idealnya minimal 21 hari pemberlakuan.

“PPKM Darurat kali ini, masa pembatasan yang hanya kurang dari 20 hari tidak ada dasar epidemiologis, normalnya karantina minimal dua kali masa inkubasi ditambah masa gejala, kira-kira seorang pasien berisiko menularkan ke yang lain. Minimal 21 hari,” pungkasnya.

Tags: PPKM DaruratSurabayaUnair
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Jawa Timur

Pagi Ini Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, Ini Daerah yang Perlu Waspada

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 8:56 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (14/06/2026) didominasi kondisi udara kabur dan berawan di sebagian besar wilayah, terutama...

Next Post
Forkopimda Jatim bertemu dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat melakukan peninjauan ke Jawa Timur. (Foto: Polrestabes Surabaya) tugu jatim

Panglima TNI dan Kapolri Optimistis Akhir Agustus Jatim Capai Herd Immunity

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID