• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Eri Cahyadi dan Rini Indriyani

Wali Kota Surrabaya dan Istri, Eri Cahyadi-Rinu Indriyani menggunakan baju manten pegon khas Surabaya (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Eri Cahyadi Dan Rini Indriyani Kenalkan Baju Manten Pegon Khas Surabaya di Surabaya Vaganza

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Tidak hanya pengantin Sunda yang memiliki kebaya dengan siger khasnya. Surabaya juga memiliki baju manten Pegon yang digunakan oleh Eri Cahyadi dan Rini Indriyani saat di Surabaya Vaganza, Minggu (26/5/2024).

Baju manten Pegon khas Surabaya ini memang saat ini jarang ditemui dan digunakan oleh pengantin Surabaya. Faktor inilah yang membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan istrinya, Rini Indriyani kembali memperkenalkan busana tersebut.

You might also like

Jawa Timur

Udara Kabur Disertai Kelembapan Ekstrem Hingga 99 Persen, Cuaca Jawa Timur Picu Risiko Lingkungan dan Kesehatan

03/07/2026 9:02 AM
Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

02/07/2026 10:42 PM

“Saya harus mengenalkan kembali, mengingatkan kembali kepada warga bahwa kita punya kebanggan, yaitu busana manten Pegon. Karenanya, kita sebagai warga Kota Surabaya harus terus mengingat bahwa busana manten Pegon ini adalah kebanggaan Kota Surabaya,” kata Eri Cahyadi.

Eri Cahyadi dan Rini Indriyani
Eri Cahyadi dan istrinya, Rini Indriyani berfoto bersama warga dengan busana manten Pegon khas Surabaya (Foto: Izzatun Najibah/ TJ)

Sebenarnya, Pegon sendiri baru teregistrasi sebagai Warisan Budaya Takbenda (WTB) Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2021 lalu.

“Berusaha kita tampilkan, sehingga tidak hilang (sejarahnya). Ini sudah dipatenkan Pegon ini punya kota Surabaya,” kata Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani.

Baca Juga: Mengenal Surabaya Vaganza, Festival Tahunan Peringati Hari Jadi Kota Surabaya

Jika dilihat dari tampilannya, busana manten Pegon nampak seperti perpaduan antara Jawa, Eropa, dan Arab. Siger yang menjulang bak mahkota khas Eropa, namun cucuk sisir atau cucuk dinar yang menghiasi kepala identik dengan perempuan Jawa.

Sedangkan penutup kepala yang dikenakan Eri, lazimnya adat Jawa biasanya menggunakan blangkon. Namun, manten Pegon seperti serban arab.

“Ini yang berusaha kami kenalkan pada sleuruh warga Surabaya kalau mau menikah kalau memang asli orang Surabaya pakailah Pegon ini. ada perpaduan antara Arab dan Jawa,” ucapnya.

baju manten pegon Rini Indriyani
Rini Indriyani nampak menggunakan baju manten khas Surabaya (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Tampil dengan riasan yang flawless, Rini terlihat cantik dan mode kebaya juga tak ketinggalan zaman. Menurutnya, untuk menarik banyak pengantin Surabaya yang menggunakan Pegon, tak salah jika baju manten ini dibuat lebih modern tetapi tetap tidak menghilangkan filosofinya.

“Kita akan mengkolaborasi agar disenangi warga Surabaya kadang kan zaman sekarang kalau agak old mereka kurang suka. Mungkin bisa ganti kebayanya asal tidak menghilangkan pakem-pakem yang ada di dalam Pegon misal dari segi siger.

Untuk warna juga bisa menyesuaikan warna yang lagi hits itu kita perbaiki sehingga kalau masyarakat mau nikah itu nggak malu dan gak merasa oldish,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Reporter: Izzatun Najibah

Editor: Imam Abu Hanifah

Tags: baju manten khas surabayabaju manten pegonbaju pegon khas surabayabusana manten tradisionalFestival Surabaya VaganzaSurabaya Vaganza 2024
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

Jawa Timur

Udara Kabur Disertai Kelembapan Ekstrem Hingga 99 Persen, Cuaca Jawa Timur Picu Risiko Lingkungan dan Kesehatan

by Mochamad Abdurrochim
03/07/2026 9:02 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Jumat (03/07/2026) tidak hanya didominasi udara kabur, tetapi juga ditandai oleh tingkat kelembapan...

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:42 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Ngatini (69), seorang nenek asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten...

Blitar

Dekat Kantor Wali Kota Blitar, Menteri PKP Soroti Rumah Lansia Berpenghasilan Rp1 Juta di Pusat Kota

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:30 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyoroti sebuah ironi di pusat Kota Blitar. Ia...

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

Next Post
malang united

Tak Mau Sekedar Sensasi, Malang United Ingin Berprogres Mulai Dari Akademi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID