• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim gabungan TNI AU bersama warga saat proses evakuasi bangkai pesawat Super Tucano yang jatuh di Kabupaten Pasuruan. Foto: dok warga

Tim gabungan TNI AU bersama warga saat proses evakuasi bangkai pesawat Super Tucano yang jatuh di Kabupaten Pasuruan. Foto: dok warga

Evakuasi Bangkai 2 Pesawat TNI AU di Pasuruan Diperkirakan Butuh Waktu Lama

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

Akses Sulit dan Cuaca Kabut Jadi Kendala

PASURUAN, Tugujatim.id – Proses evakuasi bangkai dua pesawat TNI AU yang jatuh di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, diperkirakan memakan waktu lama. Sulitnya akses jalan hingga faktor cuaca jadi penyebabnya.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Evakuasi bangkai dua pesawat Super Tucano yang jatuh di dua lokasi berbeda itu terus dilakukan pada Sabtu (18/11/2023). Berdasarkan pantauan Tugujatim.id, proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan TNI AU dibantu warga sekitar.

Informasi yang didapat, evakuasi masih dilakukan secara manual, dengan menggunakan alat potong gergaji mesin kecil atau grinda, serta peralatan bantu lain seperti pacul hingga wedung atau pisau besar.

WhatsApp Image 2023 11 18 at 18.04.49
Tim gabungan TNI AU berangkat dari Posko Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, untuk evakuasi bangkai pesawat Super Tucano yang jatuh di wilayah Bukit Kundi, perbatasan Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dengan Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (18/11/2023). Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Beberapa hal yang jadi kendala di antaranya adalah akses jalan yang jauh antara desa terdekat dengan lokasi jatuhnya kedua pesawat. Baik akses jalan menuju jatuhnya pesawat TNI AU di Bukit Kundi, perbatasan Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, maupun di titik lokasi kedua di tebing perbukitan di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo.

Untuk menuju dua titik lokasi tersebut, harus melewati jalan tanah terjal bahkan naik turun lereng pegunungan. Diperlukan waktu antara dua sampai tiga jam apabila berjalan kaki. “Ya jaraknya kurang lebih bisa puluhan kilometer ke TKP (tempat kejadian perkara), pakai motor bisa saja, tapi terjal, tetap sulit,” ujar warga Desa Tosari, Witara, pada Sabtu (18/11/2023).

Selain itu, dua lokasi jatuhnya pesawat latih TNI AU tersebut berada di tengah kawasan perbukitan wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Perhutani. Di mana cuaca yang tak menentu, seperti datangnya kabut, juga jadi kendala tersendiri.

Kepala Pusat Kelayakan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara, Marsekal Muda TNI Benedictus Benny mengatakan bahwa upaya evakuasi dua pesawat ini diperkirakan memakan waktu lama. “Proses ini masih panjang. Kita nggak bisa sebulan selesai,” ujar Benny, pada Jumat (17/11/2023).

Benny menambahkan bahwa masih banyak material penting yang perlu dievakuasi. “Banyak sekali yang perlu kita lakukan dan belum semua parameter kita temukan,” ungkapnya.

Sempat beredar informasi bahwa sebagian material puing pesawat akan diupayakan untuk bisa dievakuasi dan dibawa ke Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari ini atau maksimal esok hari.

Sempat beredar informasi pula bahwa evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter. Namun hingga hari ini, belum terpantau datangnya helikopter tersebut.

Berdasarkan pantauan Tugujatim.id, tidak kurang dari enam kendaraan besar berupa truk juga telah disiagakan di dua posko evakuasi.

Untuk lokasi jatuhnya pesawat bernomor ekor sayap TT 3103 di bawah tebing perbukitan areal Perhutani, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, posko evakuasi dipusatkan di Balai Dusun Keduwung.

Adapun evakuasi ke lokasi bangkai pesawat bernomor ekor sayap TT 3111 yang jatuh di Bukit Kundi tepat di perkebunan wilayah TNBTS, perbatasan Desa Wonorejo Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dengan Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, posko ditempatkan di Masjid BSI kawasan Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari.

Sebelumnya, dua pesawat TNI AU jatuh pada Kamis (16/11/2023) siang, pukul 11.00 WIB.

Kesaksian warga sekitar sempat melihat empat pesawat terbang di langit, sebelum akhirnya ada ledakan keras yang terdengar hingga belasan kilometer. Dua pesawat jenis Super Tucano itu jatuh di dua lokasi berbeda.

Insiden pesawat latih TNI AU yang jatuh itu memakan korban jiwa empat orang perwira TNI AU yang berdinas di Lanud Abdulrachman Saleh. Mereka adalah Letkol Pnb Sandhra Gunawan, Kolonel Adm Widiono, Mayor Pnb Yuda A Seta, dan Kolonel Pnb Subhan.

Lalu pada Jumat (17/11/2023), Tim Investigasi TNI AU telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) dari dua pesawat itu. FDR dua pesawat latih tersebut kini telah dibawa ke Lanud Abdulrachman Saleh untuk dilakukan pembacaan data penerbangan guna mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat.

Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari iniPasuruanpesawat jatuhpesawat tni au jatuh
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
Indonesia vs Panama: Daftar Susunan Pemain Timnas U-17 Indonesia, Amar Brkic Masih Cadangan

Piala Dunia U-17, Indonesia Resmi Tersingkir dari 16 Besar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID