JEMBER, Tugujatim.id – Festival Pegon Watu Ulo menjadi tradisi unik yang berlangsung di selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebagai puncak perayaan Hari Raya Idulfitri, Festival Pegon Watu Ulo tahun ini akan digelar pada tanggal 21 April 2024.
Nantinya, warga yang bertempat tinggal di Kecamatan Ambulu dan sekitarnya, akan berbondong-bondong menuju Pantai Watu Ulo dengan membawa pegon, merupakan angkutan tradisional, yang digerakan menggunakan tenaga lembu.
Sebagai tradisi turun temurun, biasanya Festival Pegon dirayakan di hari ketujuh setelah Hari Raya Idulfitri atau biasa disebut dengan Lebaran Ketupat. Sebagai perayaan untuk mengakhiri Idulfitri oleh warga di sekitar Kecamatan Ambulu.
Tetapi, pada tahun ini jadwal perayaan Festival Pegon menyesuaikan dengan agenda yang dirancang Dinas Pariwisata Kecamatan Jember. Nantinya, pegon yang digunakan dalam festival tersebut akan berasal dari dua kecamatan yang berada di Kabupaten jember.
“Festival Pegon kembali kami gelar dengan melibatkan pemilik pegon dari dua kecamatan, yaitu Ambulu dan Wuluhan,” ujar Bambang Rudianto, selaku Kepala Dinas Pariwisata Jember, pada Kamis (18/4/2024).
Setidaknya, ada sebanyak 49 pegon akan memeriahkan festival tersebut. Acara akan mulai dari pagi hingga siang, dengan menempuh jarak sekitar enam kilometer. Nantinya, Kantor Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, akan menjadi lokasi keberangkatan menuju Pantai Watu Ulo sebagai pemberhentian terakhir.
Tahun ini, Festival Pegon akan berbeda dari tahu-tahun sebelumnya. Segala persiapan telah dilakukan untuk menyambut dan menyukseskan festival tahunan di selatan Kabupaten Jember.
“Tahun ini akan digelar secara istimewa dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Banyak hal sudah kami persiapkan untuk menyukseskan agenda tersebut,” jelas Bambang Rudianto.
Sapi-sapi yang akan digunakan untuk menarik pegon pada perayaan Festival Pegon kali ini, telah melalui tahap seleksi untuk memastikan kesehatannya. Hal itu dilakukan dengan menggaet Dinas Peternakan Kabupaten Jember dalam proses pemilihan sapi-sapi terbaik.
Tidak hanya itu, akan ada sekitar 300-an penari yang ikut serta menyemarakkan Festival Pegon Watu Ulo. Penari-penari tersebut, nantinya akan menyambut rombongan di Pantai Watu Ulo, dengan Tarian Barong.
Berbeda pada tahun sebelumnya, dari adanya kegiatan tersebut membuat kemacetan di sepanjang jalan menuju Watu Ulo. Tahun ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, serta dinas perhubungan, untuk mencegah kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu lintas.
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








