TUBAN, Tugujatim.id – Tak kapok bolak-balik keluar masuk penjara, residivis curanmor di Tuban mengulangi perbuatannya. Susiadi (51) pria asal Desa Banjar, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban itu pun kembali tertangkap saat mengondol sepeda motor di pinggir jalan sebagai ‘ongkos pulang’.
Saat itu, Susiadi datang ke wilayah Kecamatan Kerek untuk menagih pembayaran dari seseorang yang memesan kulit ular kepadanya, Rabu (16/07/2025). Tetapi nasib berkata lain, orang yang dituju ternyata sedang dirawat di rumah sakit dan upayanya menagih bayaran pun gagal.
Berdalih bingung, tak ongkos untuk pulang, Susiadi tergoda saat melihat sebuah motor Yamaha Mio berwarna biru terparkir di pinggir jalan. Lebih menggiurkan lagi, kunci sepeda motor itu masih menggantung di tempatnya. Tanpa pikir panjang, sepeda motor itu langsung dibawa kabur.
“Lihat kuncinya masih nempel, ya saya bawa pulang aja buat ongkos,” ujar Susiadi santai saat diperiksa polisi, Sabtu (19/7/2025).
Motor curian itu kemudian dijual di wilayah Lamongan seharga Rp2,5 juta. Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Korban bernama Bakru (43), warga Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, segera melapor ke Polsek setelah menyadari motornya raib.

Hanya berselang dua hari, Kamis (18/7/2025) siang, petugas berhasil membekuk Susiadi. Ia ditangkap saat sedang duduk santai di sebuah warung sambil menikmati tuak di wilayah Kerek.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tuban, Ipda Moh Rudi, membenarkan penangkapan tersebut. Rudi sapaan akrabnya menyebut, pelaku memang merupakan residivis yang sudah berulang kali terjerat kasus serupa.
BACA JUGA: Signal Justice Collaborator Tersangka Korupsi Kapal TBM Kota Mojokerto
“Sudah empat kali dia keluar masuk penjara karena kasus pencurian. Kali ini kembali kami tangkap setelah menjual motor hasil curian,” ungkap Rudi.
Kini, Susiadi harus kembali mendekam di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








