JEMBER, Tugujatim.id – Perjalanan Kereta Api Sritanjung mengalami keterlambatan pada Kamis malam lalu akibat masalah teknis yang muncul pada bagian rangkaian kereta bagasi. Pihak PT KAI Daerah Operasi 9 Jember telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.
Insiden terjadi sekitar pukul 19.19 WIB ketika rangkaian kereta sedang memasuki area Stasiun Rogojampi. Sistem pengereman pada salah satu gerbong bagasi mengalami tekanan berlebih yang menyebabkan komponen roda menjadi terlalu panas, ditandai dengan perubahan warna menjadi kemerahan dan munculnya kepulan asap.
“Begitu kejadian terdeteksi, petugas stasiun langsung mengambil tindakan dengan menerapkan prosedur pendinginan menggunakan APAR untuk menurunkan suhu pada bagian roda dan mencegah risiko yang lebih serius,” jelas Cahyo Widiantoro yang menjabat sebagai Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember pada Minggu (11/5/2025).
BACA JUGA: Daftar Stasiun Kereta Api di Jember, Berikut Lokasi Terdekat dan Informasi Lengkap
Setelah penanganan awal, tim teknisi kereta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi rangkaian. Proses pemeriksaan ini mengharuskan kereta berhenti selama 19 menit di Stasiun Rogojampi sebelum akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan pada pukul 19.40 WIB.
Pihak PT KAI menegaskan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan cedera pada penumpang maupun awak kereta. Dalam keterangannya, Cahyo menekankan bahwa perusahaan tetap menempatkan aspek keselamatan dan kenyamanan sebagai hal yang utama dalam setiap operasional.
“Kami sungguh-sungguh meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan tetap berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi kereta api yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa,” pungkas Cahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








