BANDUNG, Tugujatim.id – Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,0 terjadi di wilayah Kabupaten Bandung dan Garut, Jawa Barat, Rabu (18/09/2024), pukul 09.41 WIB.
“Gempa Mag:5.0, 18-Sep-2024 09:41:07WIB, Lok:7.22LS, 107.70BT (21 km BaratDaya KAB-GARUT-JABAR), Kedlmn:10 Km #BMKG,” tulis BMKG dalam akun X-nya, Rabu (18/09/2024).
Getaran gempa ini dirasakan beberapa saat di sejumlah wilayah dengan skala intensitas II-IV MMI, mulai dari Banjaran (III MMI), Lembang (II-III), Parompong (II-III MMI), Bandung Barat (II-III MMI), Baleendah (II-III MMI), Garut (II-III MMI), hingga Majalaya (III-IV MMI).
Baca Juga: Hasil Laga Man United vs Barnsley: Setan Merah Mengamuk, Bantai Tyke Setengah Lusin Gol
Akibatnya, warga panik berhamburan dan sejumlah rumah hingga fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa dengan kedalaman 10 meter itu tidak berpotensi menyebabkan tsunami. Meski begitu, BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Dalam Islam, ada sejumlah doa yang dapat diamalkan ketika terjadi gempa atau bencana alam lainnya. Berikut bacaannya!
Doa ketika Gempa Bumi
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي ، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ ومِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Allaahumma innii as-alukal ‘aafiyah fid dunya wal aakhirah, allaahumma innii as-alukal ‘afwa wal’aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii, allaahummastur ‘auraatii wa aamin rau’aatii, allaahummah fadhnii min baini yadayya wa min khalfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaali wa min fauqii wa a’udzu bi ‘adhamatika an ughtala tahtii
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kesejahteraan di dunia dan akhirat, ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu maaf, dan kesejahteraan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, semoga Engkau menutupi keburukanku, dan amankanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, semoga Engkau jaga aku dari arah sampingku, dari arah belakangku, depanku, dan dari arah atasku, dan aku berlindung dengan keagungan-Mu dari tertiup keburukan dari bawahku (gempa bumi).”
Doa tersebut berasal dari hadis dengan sanad yang shahih dari Ibnu Umar dalam kitab Sunan Abu Dawud, Sunan an-Nasa’i, dan Sunan Ibnu Majah.
Doa Berlindung dari Takdir Buruk
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.
Allahumma innii a-‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a’daa-i
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qada’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (HR Bukhari dan Muslim).
Doa Berlindung dari Musibah
اللهم إني أَعُوذُ بِكَ مِنَ القَرْدَي وَالْهَدْمِ وَالْفَرَقِ وَالْخَرِيْقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِيَ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ
وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ فِي سَبِيْلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيقًاAllaahumma innii a-‘uudzu bika minat taraddii wal hadmi wal gharaqi wal hariiqi wa a-ʻuudzu bika an yatakhabbthaniyas syaithaanu ‘indal mauti wa a-‘uudzu bika an amuuta fii sabiilika mudbiran wa a-‘uudzu bika an amuuta ladiighaa
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor/gempa), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun.” (HR. Nasa’i no. 5.531)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








